alexametrics

Gara-Gara Politik, Anthony Joshua Bisa Dipaksa Lepas Sabuk Juara Dunia

28 Desember 2019, 07:54:32 WIB

JawaPos.com – Tiga sabuk juara dunia kelas berat mayor versi WBA, IBF, dan WBO baru saja direbut kembali oleh Anthony Joshua pada 7 Desember lalu. Petinju Inggris itu mengalahkan Andy Ruiz Jr pada pertarungan ulang yang dipentaskan di Diriyah Arena, Arab Saudi.

Namun, salah satu sabuk tersebut terancam dilucuti lantaran jadwal pertarungan wajib sulit dipenuhi.

Pihak WBO dan IBF sama-sama tidak mau mengalah terkait dengan batas waktu jadwal tarung wajib yang harus dilakoni Joshua untuk mempertahankan gelar juaranya. WBO memerintah petinju 30 tahun tersebut untuk bertarung melawan Oleksandr Usyk paling lambat Juni 2020. Sementara itu, IBF meminta Joshua berduel kontra Kubrat Pulev April tahun depan.

Dua pertarungan yang hanya berjarak tiga bulan tersebut mustahil dipenuhi Joshua. Alhasil, dia harus rela memilih salah satu. Jika itu terjadi, ujung-ujungnya Joshua wajib melepas satu sabuknya tanpa harus dipertahankan dalam sebuah pertarungan.

Pantas saja peraih emas Olimpiade London 2012 itu sangat kecewa dengan keputusan tersebut. Dia merasa seperti dipaksa untuk melucuti gelarnya sendiri. Meski, petinju kelahiran Watford tersebut juga sadar bahwa hal itu berada di luar kendalinya dan tim.

’’Mengumpulkan (sabuk) itu semua sangat sulit. Butuh waktu bertahun-tahun. Kini aku harus melepasnya hanya karena politik di dalam tinju. Sungguh mengganggu,’’ ucap Joshua seperti dilansir The Telegraph.

Tapi, sampai saat ini Joshua belum memutuskan untuk memilih mempertahankan sabuk WBO atau IBF. Dia malah disibukkan dengan rencana membantu Tyson Fury sebagai sparring partner menjelang pertarungan kontra Deontay Wilder. Pertarungan yang bakal digelar pada 22 Februari tersebut memperebutkan sabuk juara dunia kelas berat WBC.

Seminggu lalu Joshua menawarkan diri menjadi rekan latih tanding Fury. Petinju berjuluk Gipsy King itu pun dengan senang hati menerima tawaran tersebut. ’’Sekarang aku membantunya. Waktu lain aku akan mengalahkannya,’’ seloroh Joshua terkait dengan tawarannya kepada Fury tersebut.

Fury Juga Menyiapkan Pertarungan MMA

Sementara itu, di sela persiapannya menghadapi Wilder, Fury malah mengabarkan sebuah keputusan mengejutkan. Dia berencana turun dalam sebuah laga Mixed Martial Arts (MMA).

Demi menunjukkan bahwa rencananya itu serius, Fury menyebut sudah menyusun jadwal untuk terbang ke Dublin, Irlandia Utara. Di sana dia akan berguru langsung kepada petarung UFC Conor McGregor. ’’Dia sendiri yang menawari saya untuk latihan dengannya jika tertarik dengan MMA. Aku sudah pastikan segera datang ke tempatnya,’’ kata Fury seperti dilansir The Sun.

Bukan kali ini saja petinju 31 tahun itu mencoba tantangan baru bertarung di luar tinju. Oktober lalu dia manggung di pentas gulat bebas WWE. Saat itu dia bertarung kontra Braun Strowman di event yang bertajuk Crown Jewel di Riyadh, Arab Saudi. Hasilnya, Fury menang.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : irr/c19/cak


Close Ads