
ATLANTA, GEORGIA - APRIL 13: Dustin Poirier celebrates after recieving the title belt from UFC President Dana White during the UFC 236 event at State Farm Arena on April 13, 2019 in Atlanta, Georgia. Logan Riely/Getty Images/AFP
JawaPos.com-Banyak yang menilai bahwa duel antara Dustin Poirier kontra Dan Hooker bisa menjadi kandidat Fight of the Year alias pertarungan terbaik UFC tahun ini.
Poirier kembali ke oktagon dalam event UFC Fight Night setelah menepi selama sembilan bulan karena operasi pinggul.
Terakhir kali, Poirier bertarung pada September 2019. Ketika itu dia dikalahkan Khabib Nurmagomedov. Namun, ketika kembali, dia berhasil tampil menawan lawan Dan Hooker.
Poirier selamat dari serangan brutal pada ronde kedua untuk mencatatkan kemenangan lewat keputusan mutlak: 48-47, 48-47, dan 48-46 pada pertarungan di UFC Apex, Las Vegas.
Pasca kemenangan lewat pertarungan brutal ronde kelima itu, Poirier langsung dilarikan ke rumah sakit. Bawah mata kirinya sobek cukup dalam. Total, Poirier dan Hooker melancarkan 308 pukulan masuk. Jumlah ini adalah tertinggi ketiga dalam sejarah kelas ringan UFC (lima ronde).
“Pertarungan sulit. Hooker datang untuk bertarung sengit. Dia benar-benar berpikir bisa melewati saya. Saya percaya kepada tim, skill, dan etos kerja saya sendiri. Dan saya masih bisa bertahan dalam beberapa ronde,” ucap Poirier dilansir situs BJPENN.
Dustin Poirier mendapatkan perawatan di rumah sakit setelah UFC Fight Night hari ini (28/6). (Dustin Poirier/Twitter).
Pertarungan ini menjadi event utama pada UFC Fight Night. Laga tersebut adalah ajang kelima UFC secara beruntun yang dipertandingkan tanpa fans di tengah pandemi virus korona baru.
Porier dan Hooker tampil agresif sejak ronde pertama. Keduanya melancarkan serangan bertubi-tubi seolah tidak peduli pada pertahanan.
Setelah tiga ronde bertukar pukulan dan serangan lutut, pada ronde keempat kedua petarung lalu berduel di atas kanvas.
Poirier berusaha melakukan beberapa cekikan. Namun, Hooker selalu bisa keluar dari sergapan lawannya tersebut.
Para juri lantas memutuskan Poirier menjadi pemenang lewat keputusan mutlak.
Poirier kini memiliki catatan 26 kemenangan dan enam kekalahan. Dia hanya kalah dua kali sejak April 2015.
Kemenangan atas Hooker adalah yang kelima dalam enam pertarungan terakhir. Satu-satunya hasil negatif itu didapatkan Poirier dari kekalahan atas Khabib, 7 September 2019.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
