
Pebasket Bogor Hornbills Antoni Erga (kanan) berusaha melewati adangan pebasket Pacific Caesar Surabaya Danu Satria Aprilianto (kiri) pada pertandingan babak penyisihan Grup A Indonesian Basketball League (IBL) All Indonesian 2026 di GOR Laga Tangkas, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/10/2026). Bogor Hornbills menang dengan skor 73-50. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/nym.
JawaPos.com - Pacific Caesar Surabaya terpaksa menjadi juru kunci alias menduduki peringkat terakhir Grup A Indonesian Basketball League (IBL) All Indonesian 2026 setelah kalah 66-74 melawan Rajawali Medan di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis.
Berdasarkan statistik penyelenggara, tim yang dilatih Andika Supriadi Saputra atau kerap disapa Coach Bedu itu gagal memperbaiki peringkat dalam laga terakhir, saat bersua skuad yang dikomandoi Toni Vujanic.
Hasil tersebut memperpanjang derita mereka di Grup A. Sebab pada laga pertama, Sabtu (24/10), kalah 65-73 melawan RANS Simba Bogor. Kemudian ditundukkan Satria Muda Pertamina Bandung dengan skor 70-83 pada laga kedua, Senin (26/10), serta kalah 50-73 dari juara IBL 2026 yakni Bogor Hornbills dalam laga ketiga, Selasa (27/10).
Sejatinya, Rajawali juga meraih hasil yang sama dalam tiga pertandingan awal. Mereka juga ditundukkan Hornbills (47-73), RANS (57-70), serta Satria Muda (73-76).
Namun, kemenangan melawan Laskar Kenjeran membuat skuad Para Raja mengemas rekor laga 1-3 (menang-kalah). Sementara rekor laga Pacific tercatat 0-4 dalam ajang tersebut. Meski begitu, kedua tim tetap dipastikan tidak lolos ke fase berikutnya atau semifinal, karena masing-masing menempati posisi keempat dan kelima.
Dalam laga terakhir, Rajawali sempat tertinggal pada kuarter pertama yaitu 18-19 dan seri 34-34 pada akhir kuarter kedua. Tetapi mereka berhasil membalikkan keadaan pada kuarter ketiga hingga keempat yakni dengan skor 54-48 dan 74-66.
Center Leonardo Effendy berhasil membukukan double-double yakni 17 poin dan 13 rebound bagi Rajawali Medan, sedangkan Pacific Caesar Surabaya mengandalkan kontribusi terbanyak melalui guard sekaligus kapten tim, Azzaryan Pradhitya, yang mencetak 18 poin, lima rebound, dan tujuh assist.
IBL All Indonesian 2026 diikuti 10 klub yang terbagi dalam dua grup. Grup A dihuni Bogor Hornbills, Pacific Caesar, Satria Muda Pertamina Bandung, RANS Simba Bogor, dan Rajawali Medan.
Grup B diisi Dewa United Banten, Pelita Jaya Basketball Jakarta, Hangtuah Jakarta, Satya Wacana Salatiga, serta Kesatria Bengawan Solo.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022