Logo JawaPos
Author avatar - Image
Penulis: Antara
Jumat, 30 Oktober 2026 | 01.10 WIB

Pacific Caesar Surabaya jadi Juru Kunci Grup A IBL All Indonesian 2026

Pebasket Bogor Hornbills Antoni Erga (kanan) berusaha melewati adangan pebasket Pacific Caesar Surabaya Danu Satria Aprilianto (kiri) pada pertandingan babak penyisihan Grup A Indonesian Basketball League (IBL) All Indonesian 2026 di GOR Laga Tangkas, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/10/2026). Bogor Hornbills menang dengan skor 73-50. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/nym. - Image

Pebasket Bogor Hornbills Antoni Erga (kanan) berusaha melewati adangan pebasket Pacific Caesar Surabaya Danu Satria Aprilianto (kiri) pada pertandingan babak penyisihan Grup A Indonesian Basketball League (IBL) All Indonesian 2026 di GOR Laga Tangkas, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/10/2026). Bogor Hornbills menang dengan skor 73-50. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/nym.

JawaPos.com - Pacific Caesar Surabaya terpaksa menjadi juru kunci alias menduduki peringkat terakhir Grup A Indonesian Basketball League (IBL) All Indonesian 2026 setelah kalah 66-74 melawan Rajawali Medan di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis.

Berdasarkan statistik penyelenggara, tim yang dilatih Andika Supriadi Saputra atau kerap disapa Coach Bedu itu gagal memperbaiki peringkat dalam laga terakhir, saat bersua skuad yang dikomandoi Toni Vujanic.

Hasil tersebut memperpanjang derita mereka di Grup A. Sebab pada laga pertama, Sabtu (24/10), kalah 65-73 melawan RANS Simba Bogor. Kemudian ditundukkan Satria Muda Pertamina Bandung dengan skor 70-83 pada laga kedua, Senin (26/10), serta kalah 50-73 dari juara IBL 2026 yakni Bogor Hornbills dalam laga ketiga, Selasa (27/10).

Sejatinya, Rajawali juga meraih hasil yang sama dalam tiga pertandingan awal. Mereka juga ditundukkan Hornbills (47-73), RANS (57-70), serta Satria Muda (73-76).

Namun, kemenangan melawan Laskar Kenjeran membuat skuad Para Raja mengemas rekor laga 1-3 (menang-kalah). Sementara rekor laga Pacific tercatat 0-4 dalam ajang tersebut. Meski begitu, kedua tim tetap dipastikan tidak lolos ke fase berikutnya atau semifinal, karena masing-masing menempati posisi keempat dan kelima.

Dalam laga terakhir, Rajawali sempat tertinggal pada kuarter pertama yaitu 18-19 dan seri 34-34 pada akhir kuarter kedua. Tetapi mereka berhasil membalikkan keadaan pada kuarter ketiga hingga keempat yakni dengan skor 54-48 dan 74-66.

Center Leonardo Effendy berhasil membukukan double-double yakni 17 poin dan 13 rebound bagi Rajawali Medan, sedangkan Pacific Caesar Surabaya mengandalkan kontribusi terbanyak melalui guard sekaligus kapten tim, Azzaryan Pradhitya, yang mencetak 18 poin, lima rebound, dan tujuh assist.

IBL All Indonesian 2026 diikuti 10 klub yang terbagi dalam dua grup. Grup A dihuni Bogor Hornbills, Pacific Caesar, Satria Muda Pertamina Bandung, RANS Simba Bogor, dan Rajawali Medan.

Grup B diisi Dewa United Banten, Pelita Jaya Basketball Jakarta, Hangtuah Jakarta, Satya Wacana Salatiga, serta Kesatria Bengawan Solo.

Editor: Banu Adikara
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore