Logo JawaPos
Author avatar - Image
Penulis: Antara
Senin, 26 Oktober 2026 | 00.34 WIB

Bungkam Thailand, Isyana/Rinjani Juarai Indonesia Masters 2026

Ganda putri Pasangan ganda putri Indonesia Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine berfoto sambil menunjukkan medali emas, check board, dan cenderamata usai sukses meraih gelar juara BWF Tour Super 100 pada final Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 di GOR Djarum Arena Kudus, Jawa Tengah, Minggu (25/10/2026). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif. - Image

Ganda putri Pasangan ganda putri Indonesia Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine berfoto sambil menunjukkan medali emas, check board, dan cenderamata usai sukses meraih gelar juara BWF Tour Super 100 pada final Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 di GOR Djarum Arena Kudus, Jawa Tengah, Minggu (25/10/2026). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.

JawaPos.com - Ganda putri Indonesia Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine meraih gelar juara Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 dengan mengalahkan pasangan Thailand Hathaithip Mijad/Napapakom Tungkasatan dua gim langsung 21-15, 21-17 di GOR Djarum Arena, Kaliputu, Kudus, Minggu.

Kemenangan tersebut menjadi pencapaian penting bagi Isyana/Rinjani karena meraih gelar juara di hadapan publik sendiri. Keduanya menjadi salah satu tumpuan wakil putri Indonesia untuk meraih gelar pada turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 100 tersebut setelah wakil putri lainnya berguguran di babak semifinal.

Isyana, seusai pertandingan mengatakan kunci kemenangan mereka adalah bermain dengan penuh keyakinan dan menikmati pertandingan tanpa terbebani target untuk menjadi juara.

"Tadi permainan kami lebih main yakin saja, mau menikmati pertandingan. Mungkin karena ini satu langkah lagi, kita enggak mau mikirin mau juara. Kita mau mikirin cara main saja, bagaimana di lapangannya," ujar Isyana didampingi Rinjani.

Menurut dia, pasangan Thailand tampil cukup baik, terutama pada awal gim pertama. Namun, Isyana/Rinjani mampu memanfaatkan momentum ketika lawan mulai kehilangan poin dan mengalami penurunan konsistensi permainan.

Ia juga mengakui pertandingan tersebut membutuhkan ketahanan mental, mengingat lawan tampil tanpa beban dan berambisi mengalahkan wakil tuan rumah.

"Pasti mereka main di sini 'nothing to lose', apalagi mereka mau mengalahkan kita karena kita tuan rumah. Itu jangan sampai menjadi bumerang bagi kita sendiri. Jadi, kita juga lebih adu mental dan tahan," ujarnya.

Isyana menjelaskan pada akhir gim pertama mereka mampu memperlebar keunggulan setelah melihat lawan mulai kehilangan momentum. Situasi serupa juga terjadi pada gim kedua ketika kedua pasangan saling mengejar perolehan poin.

Menurut dia, kemampuan membaca situasi dan memanfaatkan kesempatan menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkan mereka meraih kemenangan.

Editor: Banu Adikara
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore