Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Mei 2026 | 22.18 WIB

Isyana/Rinjani Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Ganda Putri Unggulan Pertama di Babak Perempat Final Thailand Open 2026

Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine. (Dok. PBSI) - Image

Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine. (Dok. PBSI)

JawaPos.com - Ganda putri Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine menelan kekalahan dari pasangan unggulan pertama dari Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi, di babak perempat final Thailand Open 2026. Namun begitu, mereka memetik banyak pelajaran atas pasangan ranking tujuh dunia tersebut.

Isyana/Rinjani memberikan perlawanan sengit kepada Iwanaga/Nakanishi dalam duel yang berlangsung di Nimibutr Stadium, Thailand. Jumat (15/5) siang WIB. Secara ranking, duet Pelatnas PBSI Cipayung itu terpaut jauh.

Mereka berada di urutan ke-38 sementara Iwanaga/Nakanishi di posisi ke-7. Namun fakta di lapangan, meski kalah, Isyana/Rinjani sukses merepotkan pasangan jepang tersebut lewat pertarungan tiga gim dengan skor akhir 12-21, 21-12, 17-21.

Usai pertandingan, Isyana/Rinjani mengakui mereka tidak memulai permainan dengan baik pada gim pertama. Namun di gim kedua mereka bisa tampil lepas dan merebut kemenangan. Sayangnya, di gim penentuan mereka kalah mental dari Iwanaga/Nakanishi yang memang secara pengalaman lebih matang.

“Pertandingan hari ini cukup kebingungan di gim pertama lalu bisa main lebih relax lagi, lebih enjoy dan lebih fokus di gim kedua,” kata Isyana dalam keterangan PBSI, Jumat (15/5/2026).

“Masuk gim ketiga skornya kejar-kejaran hanya memang kami harus akui mereka bisa lebih tenang di poin-poin akhir. Hari ini kami belajar bagaimana mereka mengatasi tekanan di lapangan,” sambungnya.

Sementara, Rinjani mengaku tidak menyangka dirinya dan Isyana bisa membuat Iwanaga/Nakanishi kerepotan. Ia menyebut, pasangan nomor tujuh dunia dari Jepang itu melakukan banyak kesalahan sehingga mereka sukses merebut gim kedua dengan kemenangan.

“Kami tidak menyangka mereka yang sudah top 10 dan sudah di main di level atas masih ada tegangnya, banyak mati sendiri terutama di gim kedua jadi kami banyak dapat poin dari situasi itu. Tapi kami juga tidak bisa ambil kesempatan di gim ketiga jadi mereka bisa pegang kontrolnya di akhir-akhir,” ujar Rinjani.

Kendati kalah, Isyana/Rinjani sangat bersyukur karena bisa melangkah hingga babak perempat final dalam turnamen berlevel Super 500 tersebut. Pasangan muda Indonesia itu memetik pelajaran dari laga tersebut, untuk dijadikan sebagai modal menuju Malaysia Masters 2026 pada 19 Mei mendatang.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore