Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Agustus 2026 | 17.40 WIB

F1: Alonso Bawa Aston Martin Raih Hasil Terbaik Musim Ini, Momentum Positif Terlihat

Fernando Alonso membawa Aston Martin finis P9 di GP Belanda. Hasil terbaik musim ini jadi sinyal positif setelah upgrade besar-besaran. (ANTARA/AFP/Giuseppe Cacace) - Image

Fernando Alonso membawa Aston Martin finis P9 di GP Belanda. Hasil terbaik musim ini jadi sinyal positif setelah upgrade besar-besaran. (ANTARA/AFP/Giuseppe Cacace)

Performa Alonso bahkan mendapat pujian langsung dari Team Principal Aston Martin Adrian Newey. Maklum, pembalap asal Spanyol itu mampu finis P9 meski memulai balapan dari posisi ke-18. Strategi satu pit stop membantu Alonso mengamankan poin untuk kali kedua musim ini setelah GP Monako.

”Bagus, Fernando. Itu balapan yang hebat. Sangat disiplin dan menjadi kabar baik bagi seluruh tim di Silverstone. Terima kasih,” kata Newey melalui radio tim, seperti dikutip dari GPblog.

”Ya, tentu saja. Terima kasih kepada kalian semua. Semua orang di Silverstone luar biasa. Mobil ini menyenangkan untuk dikendarai,” balas Alonso.

AMR26B Mulai Membaik

Performa Aston Martin di Zandvoort merupakan dampak dari upgrade besar-besaran yang mulai diperkenalkan sejak GP Hungaria. Saat itu, Aston Martin membawa 16 pengembangan yang mencakup sayap depan, hidung, lantai, diffuser, sidepod inlet, penutup mesin, hingga suspensi belakang.

Pengembangan sasis tersebut kemudian dilanjutkan di Zandvoort. Kali ini, Aston Martin juga menggunakan power unit baru Honda Spec 2. Hasilnya, AMR26B disebut lebih kuat di tikungan dan lebih baik dalam menjaga kondisi ban.

Alonso bahkan mampu mempertahankan ban soft hingga 32 lap di Zandvoort.

”Selamat untuk tim. Mereka membawa paket di Budapest (Hungaria), kemudian lebih banyak komponen baru di Zandvoort dan hasilnya mulai terlihat,” kata Alonso kepada Sky Sports.

Drivability Masih Jadi PR

Pengembangan sasis dan aerodinamika Aston Martin yang dipimpin Newey mulai menunjukkan hasil. Namun, potensi AMR26B belum sepenuhnya keluar. Sebab, power unit baru Honda Spec 2 masih menyisakan persoalan drivability atau stabilitas saat akselerasi.

Hal tersebut dirasakan langsung Alonso.

”Saat melakukan downshift, engine braking terasa sedikit acak dari satu tikungan ke tikungan lain. Hal-hal seperti itu masih harus kami sempurnakan,” kata Alonso.

Editor: Hendra
Sumber: Jawa Pos Koran
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore