Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Agustus 2026 | 20.49 WIB

Jonatan Christie Jadi Nomor 1 Dunia meski Gagal Juara BWF 2026, Kok Bisa?

Jonatan Christie diproyeksikan jadi nomor 1 dunia meski gagal juara BWF World Championships 2026. Ini skenario dan perhitungan poinnya. (ANTARA FOTO/HO-PBSI/foc) - Image

Jonatan Christie diproyeksikan jadi nomor 1 dunia meski gagal juara BWF World Championships 2026. Ini skenario dan perhitungan poinnya. (ANTARA FOTO/HO-PBSI/foc)

JawaPos.com — Jonatan Christie di ambang menjadi tunggal putra nomor satu dunia meski hanya mencapai babak 16 besar BWF World Championships 2026. Posisi tersebut bisa diraih karena sejumlah pesaing utama Jojo justru tersingkir lebih awal di Kejuaraan Dunia.

Jonatan terhenti setelah kalah dari wakil Denmark, Rasmus Gemke, dalam pertarungan tiga gim 21-11, 12-21, 18-21 di Indira Gandhi Arena, India, Kamis (20/8). Namun, hasil tersebut tidak serta-merta menutup peluangnya menuju takhta ranking BWF.

Berdasarkan peringkat BWF per 18 Agustus 2026, Jonatan berada di posisi ketiga dengan 89.231 poin. Ia berada di belakang Shi Yu Qi yang mengoleksi 94.255 poin dan Kunlavut Vitidsarn.

Ranking BWF dijadwalkan diperbarui pada Selasa (25/8). Berdasarkan kalkulasi sementara setelah hasil BWF World Championships 2026, Jonatan diproyeksikan naik ke posisi pertama dengan 87.631 poin. 

Mengapa Jonatan Bisa Jadi Nomor 1?

Kuncinya bukan sekadar hasil Jonatan di Kejuaraan Dunia. Ranking BWF dihitung berdasarkan poin dari sejumlah turnamen terbaik dalam periode 52 pekan, sehingga hasil turnamen lain juga ikut menentukan posisi seorang pemain.

Jonatan memang mengalami penurunan capaian di BWF World Championships tahun ini. Pada edisi sebelumnya, pemain non-Pelatnas PBSI Cipayung tersebut mampu mencapai perempat final.

Namun, sejumlah pesaing utama justru kehilangan banyak poin setelah tersingkir lebih awal pada edisi 2026.

Shi Yu Qi menjadi salah satu yang paling merasakan dampaknya. Pebulu tangkis Tiongkok tersebut secara mengejutkan tersingkir di babak 64 besar setelah kalah dari wakil India, Ayush Shetty.

Kunlavut Vitidsarn juga gagal melangkah ke semifinal. Tunggal putra Thailand itu terhenti di perempat final setelah kalah dari Alex Lanier asal Prancis melalui pertarungan tiga gim, 21-19, 16-21, 16-21.

Nasib serupa dialami Anders Antonsen. Wakil Denmark yang berada di peringkat keempat dunia tersebut juga kandas di perempat final setelah dikalahkan Kodai Naraoka dari Jepang.

Editor: Hendra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore