Tunggal Putra Indonesia Jonatan Christie saat bertanding melawan wakil Thailand Panitchaphon Teeraratsakul pada babak Semi Final Indonesia Open di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Ardy Bernardus Wiranata, alias Ardy BW, adalah tunggal putra Indonesia pertama dalam sejarah yang namanya tercatat secara resmi di komputer pemeringkatan BWF. Ia menjadi salah satu pemain paling konsisten di periode 1992-1994 yang sulit digeser pada masanya dengan bertengger di ranking 1 dunia selama 153 minggu.
Ardy BW juga mencatatkan karir yang cukup mentereng, yakni meraih Medali Perak Olimpiade Barcelona 1992, Juara All England 1991, Juara Indonesia Open (1990, 1991, 1992, 1994, 1995, 1997), dan Juara Thomas Cup (1994, 1996).
Resmi menyandang peringkat 1 dunia pada 26 Januari 1993, Joko Suprianto merupakan saingan internal dua pebulu tangkis Merah Putih tangguh lainnya pada masa itu, yakni Ardy BW dan Hariyanto Arbi. Dikenal memiliki gaya bermain taktis, Joko kerap kali melakukan permainan net yang sangat tipis dan mengecoh.
Ia pernah merasakan menjadi Juara Dunia 1993, Juara World Cup Badminton (1992, 1993), dan Juara Thomas Cup (1994, 1996, 1998).
Dikenal pecinta bulu tangkis secara global dengan julukan Smash 100 Watt. Hariyanto Arbi merupakan pemain yang sangat agresif, cepat, dan sangat mengandalkan jumping smash yang begitu ikonik.
Ia pernah menjadi Juara Dunia BWF 1995, Juara All England (1993, 1994), Juara Asian Games 1994, serta empat kali menjuarai Thomas Cup (1994, 1996, 1998, 2000).
Ikon tunggal putra Indonesia di era milenium. Duduk di ranking 1 dunia saat usianya masih 19 tahun, Taufik juga menjadi pemain tunggal putra Indonesia kedua setelah Alan Budikusuma yang menjuarai perhelatan akbar Olimpiade, tepatnya Olimpiade Athena 2004.
Dikenal sebagai pemain dengan bakat alami luar biasa yang memiliki pukulan backhand smash mematikan, Taufik mampu bersaing dengan nama-nama legendaris bulu tangkis lainnya yang juga merajai lapangan kala itu, seperti Lin Dan (Tiongkok), Lee Chong Wei (Malaysia) dan Peter Gade (Denmark). Ia juga menjadi tunggal putra Indonesia terakhir yang memegang predikat nomor satu dunia sebelum Indonesia mengalami masa paceklik selama lebih dari dua dekade.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Prediksi Skor Celje vs Slovan Bratislava di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Berujung Penalti?
Prediksi Skor Lyon vs Fenerbahce di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Kans Les Gones Menang!
Kiai Ta’in Tebuireng Dipolisikan Jelang Muktamar NU, TAAT Pasang Badan
Prediksi Skor Rapid Wien vs Hearts di Play-off Liga Konferensi Eropa: Tim Tamu Dijagokan Lolos!
