
Tjetjep Firmansyah, pelatih tim basket putri di Kejuaraan Pelajar Asia 2018 di Yogyakarta (8-14 September 2018) (Atman Ahdiat)
JawaPos.com - Pelatih bola basket legendaris Indonesia, Tjetjep Firmansyah, meninggal dunia dalam usia 67 tahun di Rumah Sakit Polri, Jakarta, Sabtu (15/8), pada pukul 10.00 WIB, dikutip dari ANTARA.
"Telah berpulang ke rahmatullah saudara kami Tjetjep Firmansyah, semoga amal ibadah almarhum diterima Allah SWT," kata adik kandung almarhum, Mayerni.
Dia menyebut informasi selanjutnya mengenai prosesi pemakaman akan disampaikan kemudian.
Tjetjep adalah adik Bambang Hermansyah dan abang Ali "Jordan" Budimansyah, yang merupakan legenda tim nasional bola basket Indonesia.
Almarhum dikenal sebagai salah satu pelatih tersukses dalam sejarah bola basket Indonesia. Dia mengawali kiprahnya dari level klub sebelum dipercaya menangani tim nasional.
Pada Kejuaraan SEABA 1996 di Surabaya, Tjetjep membawa timnas putra Indonesia mencatat sejarah dengan mengalahkan Filipina untuk pertama kali dan sekaligus menjadi juara Asia Tenggara.
Prestasinya berlanjut saat menangani Aspac. Bersama klub tersebut, dia mempersembahkan empat gelar, yakni masing-masing dua gelar Kobatama pada musim 2000-2001 dan 2002-2003, serta dua gelar Indonesian Basketball League (IBL) pada 2003-2004 dan 2005-2006.
Di level timnas, Tjetjep juga mengantarkan Indonesia meraih medali perunggu SEA Games 1999 di Brunei Darussalam dan medali perak SEA Games 2001 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Medali perak pada 2001 menjadi pencapaian bersejarah karena merupakan yang pertama bagi timnas putra Indonesia dalam SEA Games.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
