
Prichard Colon saat aktif sebagai petinju. (Instagram/@wbc)
JawaPos.com - Petinju asal Puerto Riko, Prichard Colon, meninggal dunia pada usia 33 tahun. Colon meninggal pada Rabu (12/8) meski sempat melalui kehidupan memprihatinkan pasca pertarungan mengerikan tersebut.
Colon mengalami pendarahan otak parah saat bertarung melawan Terrell Williams pada Oktober 2015, dalam pertandingan yang secara tragis menjadi laga terakhirnya.
Dalam pertarungan kelas super welterweight tersebut, Colon mengeluhkan pukulan berulang yang dilancarkan Williams ke bagian belakang kepalanya. Williams sempat dikurangi satu poin akibat pukulan ilegal ke arah belakang kepala (rabbit punches), namun pertandingan tetap dilanjutkan.
Setelah Colon terjatuh dua kali pada ronde kesembilan, tim di sudut ringnya melepas sarung tinjunya sebagai tanda bahwa pertarungan telah berakhir.
Petinju berbakat yang sebelumnya tak terkalahkan itu didiskualifikasi karena melepas sarung tinjunya, namun tak lama kemudian terlihat jelas bahwa ada masalah kesehatan yang sangat serius.
Setelah ambruk di ruang ganti, Colon dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani operasi otak darurat. Ia mengalami koma selama 221 hari sebelum akhirnya sadar kembali.
Saat sadar, kondisinya berada dalam keadaan vegetatif. Karena tidak lagi mampu berjalan atau berbicara, Colon membutuhkan perawatan sepanjang waktu.
Ayahnya kemudian mengabarkan berita duka tersebut melalui media sosial pada Rabu (12/8).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
