
Raul Fernandez langsung membalas kepercayaan Trackhouse dengan menjuarai GP Inggris 2026 di Silverstone usai memperpanjang kontrak. (Instagram @raulfernandez_25)
JawaPos.com - Raul Fernandez langsung membalas kepercayaan tim Trackhouse MotoGP. Beberapa hari setelah diumumkan memperpanjang kontrak selama dua musim, dia langsung meraih kemenangan di Grand Prix Inggris, Minggu (9/8).
Fernandez bahkan tampil sangat dominan pada race utama di Silverstone. Start dari posisi kedua, dia langsung menyalip Jorge Martin di tikungan pertama dan memimpin seluruh 20 lap. Hasil tersebut menjadi penebusan setelah sehari sebelumnya dia terjatuh saat sprint race.
“Balapan berjalan jauh lebih baik dari yang saya perkirakan. Sejak tikungan pertama saya langsung mengatur ritme. Kami melakukan pekerjaan yang sangat baik. Saya rasa ini bisa disebut balapan sempurna,” kata Fernandez.
Hasil di Silverstone menjadi kemenangan perdana Fernandez musim ini, sekaligus yang kedua sepanjang kariernya di kelas premier. Pembalap 25 tahun itu juga memperpanjang rekor unik GP Inggris: selalu melahirkan pemenang berbeda dalam 12 edisi terakhir sejak 2013.
Selain Fernandez, dua pembalap Aprilia lainnya, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi, juga melengkapi posisi tiga besar. Menurut Fernandez, keberhasilan itu tidak lepas dari peran Direktur Teknis Aprilia, Fabiano Sterlacchini yang bergabung sejak 2025.
Fernandez paham betul perubahan yang dibawa Sterlacchini. Maklum, dia sudah memperkuat pabrikan asal Noale tersebut sejak 2023. Pembalap asal Spanyol itu menjadi rider ‘paling senior’ di Aprilia, lebih senior ketimbang Bezzecchi, Martin, maupun Ai Ogura yang baru merapat pada 2025.
“Sejak Fabiano Sterlacchini datang ke Aprilia, situasinya sedikit berbeda. Dia mulai mengerjakan detail kecil dan masalah yang saya alami sejak awal bergabung dengan Aprilia untuk menemukan solusinya,” ujar Fernandez. “Saya ingat dua tahun lalu ban sangat sulit dikelola. Fabiano membuat perbedaan pada detail-detail kecil tersebut,” lanjutnya.
Selain itu, Fernandez juga memberikan apresiasi kepada Bezzecchi. Menurutnya, pembalap asal Italia itu turut membuat karakter motor RS-GP semakin ‘bersahabat’. “Bezzecchi melakukan pekerjaan yang luar biasa musim lalu. Dia membawa perubahan-perubahan kecil pada motor yang membuatnya semakin mudah dikendalikan,” ujarnya.
Meski begitu, kemenangan di Silverstone juga diraih berkat hasil evaluasi Fernandez pasca sprint race. Proses bangkit dari kesalahan itu terasa lebih mudah berkat dukungan dari Team Principal Trackhouse, Davide Brivio.
“Ketika saya merasa frustrasi seperti kemarin, tim berhasil memberi saya sesuatu untuk mengubah frustrasi tersebut menjadi energi positif, untuk menjadi lebih cepat,” kata Fernandez.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
