
Jorge Martin (Instagram @89jorgemartin)
JawaPos.com – Jorge Martin masih memimpin klasemen sementara MotoGP 2026, bahkan mampu memperlebar keunggulan poin pada putaran terakhir di Sachsenring.
Namun, pembalap Aprilia itu mengakui posisinya belum sepenuhnya aman karena performanya terus mengalami penurunan dalam beberapa balapan terakhir.
Berikut 5 hambatan utama yang dihadapi Martin meski masih berada di puncak klasemen, seperti dilansir dari laman The Race pada Kamis (16/7).
1. Kecepatan Balap Terus Mengalami Penurunan
Martin mengakui dirinya kesulitan mempertahankan kecepatan seperti pada awal musim. Ia menilai posisi di puncak klasemen hanya bersifat sementara apabila tidak segera menemukan solusi. Menurutnya, hasil balapan belakangan ini tidak cukup untuk mempertahankan peluang menjadi juara dunia.
2. Setelan Motor Aprilia Belum Memberikan Performa Terbaik
Martin merasa pengaturan motor saat ini berbeda jauh dibandingkan konfigurasi yang digunakan pada awal musim. Ia mengungkapkan lebih nyaman dengan setelan yang dipakai di Austin, Brasil, dan Le Mans. Karena itu, Aprilia berencana mengevaluasi kembali perubahan yang dilakukan sepanjang musim.
3. Kendali Bagian Depan Motor Menjadi Kelemahan Utama

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
