Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Agustus 2026 | 23.53 WIB

Erick Thohir Soal Target Realistis Indonesia di Asian Games 2026: 4 Medali Emas

Ketum PSSI sekaligus Menpora, Erick Thohir. (Kemenpora RI)

 

JawaPos.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, mengungkap target realistis Kontingen Merah Putih di Asian Games 2026. Dia mengatakan bahwa membawa pulang empat keping medali emas ke Tanah Air merupakan target yang realistis.

Sesuai jadwal, Asian Games 2026 akan mulai berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 mendatang. Turnamen bergengsi se-Asia itu akan digelar di prefektur Aichi dan kota Nagoya, Jepang.

Indonesia Kirim 432 Atlet dari 35 Cabor

Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) telah resmi menetapkan kontingen Merah Putih yang akan berlaga pada Asian Games 2026. Tim Indonesia nantinya akan berkekuatan 432 atlet dari 35 cabang olahraga (cabor).

Selain itu, terdapat pula 148 pelatih dan officiial serta 32 orang tim Chef de Mission (CdM) yang akan berangkat ke Asian Games 2026. Komposisi tersebut berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh antara tim review Kemenpora dan Komisi Sport NOC Indonesia bersama federasi cabor terhadap kesiapan atlet, dan peluang prestasi.

Hanya saja, NOC Indonesia belum mengumumkan secara detail cabor yang diberangkatkan ke ajang olahraga terbesar se-Asia tersebut. Dari 35 cabor tersebut, tiga diantaranya berangkat mandiri, yakni tinju, anggar, dan tenis meja.

Pemerintah Realistis Soal Target

Terkait target, pemerintah melalui Menpora Erick, memilih untuk bersikap realistis. Target realistis tersebut, yakni Tim Indonesia diharapkan bisa meraih empat medali emas di Asian Games 2026.

"Saya sudah sampaikan bahwa target realistis kita saat ini adalah empat medali emas, bukan tujuh," ungkap Erick kepada wartawan, dikutip Sabtu (1/8/2026).

Target empat keping medali emas ini sendiri merupakan penurunan. Pasalnya, pada Asian Games 2022 lalu, Indonesia mampu membawa pulang tujuh medali emas ke Tanah Air.

Alasan Target 4 Medali Emas

Erick menjelaskan target tersebut dipengaruhi beberapa faktor, termasuk tidak dipertandingkannya sejumlah nomor yang sebelumnya menyumbang medali emas bagi Indonesia. Selain itu juga adanya efisiensi anggaran.

"Dari tujuh emas sebelumnya memang ada tiga nomor yang kini tidak dipertandingkan. Kami sebenarnya berharap tetap bisa meraih tujuh emas. Namun, dengan kondisi efisiensi anggaran saat ini, kami benar-benar memprioritaskan atlet yang sudah masuk kategori utama," ujar Erick.

Menurutnya, pembinaan atlet tidak boleh berhenti pada atlet prioritas semata. Erick mendorong agar pendanaan Pelatnas menggunakan skema multiyears sehingga regenerasi atlet dapat berjalan berkelanjutan menuju Olimpiade 2032.

"Itulah mengapa saya mengusulkan anggaran Pelatnas bersifat multiyears agar persiapan menuju Olimpiade 2032 bisa dilakukan sejak sekarang," pungkasnya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore