
Ganda putri Timnas Padel Indonesia, Beatrice/Novela, saat melawan pasangan Kazakhstan dalam laga uji coba. (Instagram/@pbpadelindonesia)
JawaPos.com - Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) terus bermanuver dalam mematangkan Timnas Padel Indonesia menjelang Asian Games 2026. Teranyar, mereka menggelar laga uji coba melawan Kazakhstan di Rana Grounds, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026).
Dalam laga uji coba tersebut, Timnas Padel Indonesia menurunkan empat pasangan yang terbagi satu putri dan tiga putra. Ganda putri dimainkan duet Beatrice Gumulya/Novela Rezha, sementara ganda putra Bryan Husin/Irfandy Hendrawan, Edison Alvin/Giorgio Soemarno, dan Afullah Paul/Valentinus Adyasmaka.
Mochtar Sarman selaku Wakil Ketua Umum I PBPI mengungkapkan bahwa pihaknya menggelar agenda tersebut karena memanfatkan momentum. Sebab kebetulan, Timnas Kazakhstan sedang berada di Jakarta setelah melakoni turnamen internasional bertajuk FIP Bronze Jakarta 2026 yang telah berakhir pada Minggu (12/7) kemarin.
Baca Juga:Desta Alami Cedera Pada Bagian Mata Saat Pertandingan Padel, Tegaskan Bukan Kesalahan Temannya
“Kebetulan tim Kazakhstan sedang berada di Indonesia untuk mengikuti FIP Bronze. Kami rasa ini kesempatan yang baik ya, untuk sekalian kita uji coba timnas kita juga sudah dipilih. Kita coba tes, kira-kira nanti di Asian Games seperti apa. Jadi ini sparring, saya rasa ini cukup bagus ya, kita harus sering-sering begini nih sebenarnya,” terang Mochtar kepada wartawan, Senin (13/7/2026).
Mochtar mengungkapkan bahwa PBPI telah mengunci nama-nama yang akan memperkuat Timnas Padel Indonesia di Asian Games 2026. Hanya saja ia belum bisa mengungkap siapa saja atlet Tanah Air yang akan diberangkatkan ke Jepang.
Bicara peta persaingan di Asian Games 2026, Mochtar menilai Qatar dan Kuwait akan menjadi pesaing kuat. Namun di satu sisi, ia cukup yakin dengan kekuatan Timnas Padel Indonesia.
“Kalau di Asia memang kita punya banyak saingan yang bagus-bagus ya, khususnya dari Kuwait, dan Qatar. Tapi dari Asia Tenggara sendiri kami cukup confident-lah kita bisa melawan. Nah kembali lagi sekarang, pelatih yang sedikit berbeda, kita sudah punya coaching baru ya. Semoga kita bisa melebihi apa yang kita dapatkan di Piala Asia tahun lalu,” tutur dia.
Adapun terkait target, PBPI, kata dia tidak mengusung target besar untuk tim putra. Namun untuk tim putri dipatok target minimal meraih medali perunggu Asian Games 2026.
“Untuk tim putra, kita tidak mempunyai target yang cukup ’wah’, saya rasa dari Ketum sendiri kalau bisa mendapatkan lima besar kita sudah sangat happy ya,” urainya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
