
Veda Ega Pratama menjalani sesi latihan bebas pertama (FP1) Moto3 Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring dan mengakhiri sesi di posisi ke-23. (Honda Team Asia)
JawaPos.com - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, finis posisi pertama pada sesi practice Moto3 Jerman 2026. Meski demikian, pembalap Honda Team Asia itu tak ingin terlena dan bertekad untuk menutup seri balapan ke-11 itu dengan hasil positif.
Setelah berjuang susah payah, Veda sukses menutup rangkaian hari pertama dengan hasil positif di Sirkuit Sachsenring, Jerman, Jumat (10/7) kemarin. Dia sempat finis posisi ke-23 pada sesi free practice, sebelum akhirnya melesat menjadi yang tercepat di sesi practice dengan catatan waktu 1 menit 25,848 detik.
Veda pun sangat senang bisa mengukir catatan positif di hari pertama Moto3 Jerman 2026. Dia menilai, hasil manis ini tak luput dari kerja keras para kru Honda Team Asia yang telah memperbaiki kekurangan pada motornya.
"Saya sangat senang dengan hasil yang kami raih hari ini. Tadi (Jumat) pagi saya sempat sedikit kesulitan menemukan feeling yang tepat dengan motor, sehingga bersama tim kami bekerja keras untuk memperbaikinya pada sesi sore,” kata Veda dalam keterangan resmi Honda Team Asia, dikutip Sabtu (11/7/2026).
Menjadi yang tercepat di sesi practice membuat kepercayaan diri Veda berlipat ganda. Namun, ia tak ingin terlena begitu saja karena masih harus melakoni sesi penting lainnya seperti kualifikasi dan balapan utama.
“Menutup hari Jumat di posisi pertama tentu menjadi perasaan yang luar biasa dan memberi kami tambahan kepercayaan diri. Namun, ini baru hari pertama. Kami masih memiliki FP2, sesi kualifikasi, dan balapan, jadi belum ada yang benar-benar tercapai,” terang Veda.
Veda belum sepenuhnya puas dengan catatan positif yang diukirnya pada hari pertama. Pembalap asal Gunungkidul itu membidik hasil manis di sesi kualifikasi dan balapan utama.
“Kami harus tetap fokus, terus bekerja keras, dan terus melakukan peningkatan besok. Saya akan memberikan yang terbaik untuk meraih hasil bagus di kualifikasi dan kembali bersaing memperebutkan hasil maksimal pada akhir pekan ini,” tegas Veda.
Karena menjadi yang tercepat di sesi practice, Veda otomatis mengamankan tempat di sesi kualifikasi kedua (Q2). Dengan begitu, ia memiliki peluang terbuka untuk memulai balapan dari barisan terdepan.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
