
Jorge Martin. (Dok. MotoGP)
JawaPos.com - Jorge Martin memiliki ritual baru setiap kali akan menjalani balapan. Setelah melewati cedera panjang yang nyaris mengakhiri kariernya musim lalu, juara dunia MotoGP 2024 itu kini selalu berdoa sebelum menggeber motor di lintasan.
“Sekarang saya berdoa sebelum balapan. Selama musim dingin (jeda musim) saya merasa membutuhkan sedikit dukungan dari Tuhan, dan sekarang saya hanya bersyukur atas semua yang telah terjadi,” ujar Martin kepada situs resmi MotoGP.
Musim lalu menjadi periode terberat dalam karier Martin. Pembalap Aprilia itu mengalami kecelakaan hebat di Grand Prix Qatar. Akibatnya, 11 tulang rusuknya patah dan dia juga menderita pneumotoraks atau paru-paru kolaps.
Cedera itu sempat membuatnya ragu apakah masih bisa kembali membalap di level tertinggi.
Sampai hari ini rasa takut itu belum sepenuhnya hilang.
"Saya punya banyak ketakutan, tetapi satu-satunya cara menghadapinya adalah menerimanya," tutur pemimpin klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 193 poin itu.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: Tembok Tebal La Roja Bakal Sulitkan Setan Merah!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Sepak Bola Indonesia Berduka, Tokoh Suporter Persebaya Surabaya Andie Peci Meninggal Dunia
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
