
Susy Susanti menerima tongkat estafet kepemimpinan PB Jaya Raya dari Rudy Hartono dalam perayaan HUT ke-50 klub di Jakarta, menandai dimulainya era baru pembinaan bulu tangkis Indonesia. (Dok. PB Jaya Raya)
JawaPos.com - Rudy Hartono resmi menyerahkan jabatan Ketua Umum PB Jaya Raya kepada Susy Susanti dalam perayaan HUT ke-50 PB Jaya Raya di Gedung Jaya, Jakarta Pusat, Senin (29/6).
Pergantian kepemimpinan ini menandai berakhirnya hampir lima dekade kepemimpinan Rudy sekaligus membuka babak baru regenerasi salah satu klub bulu tangkis tersukses di Indonesia.
Momentum pergantian kepemimpinan diumumkan bertepatan dengan perayaan HUT ke-50 PB Jaya Raya yang mengusung tema Tiada Henti Membangun Generasi Emas. Pergantian tersebut menjadi tonggak penting dalam sejarah klub yang selama puluhan tahun menjadi lumbung atlet nasional.
Baca Juga:Duet Dadakan Berbuah Gelar Terbesar, Aldila Sutjiadi Gandeng Vera Setelah Batal dengan Janice Tjen
Rudy Hartono, legenda bulu tangkis Indonesia yang delapan kali menjuarai All England, resmi menyerahkan tongkat estafet kepada Susy Susanti, peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992. Selain posisi ketua umum, perubahan juga terjadi pada kepengurusan harian dengan Rosiana Tendean menggantikan Imelda Wiguno yang telah menjabat sejak 2014.
Ketua Pengurus Yayasan Pembangunan Jaya Raya Budi Karya Sumadi menyebut, regenerasi ini merupakan langkah alami agar klub tetap mampu berkembang mengikuti tantangan zaman. Menurut dia, kepemimpinan baru diharapkan membawa semangat baru tanpa meninggalkan tradisi prestasi yang telah dibangun selama lima dekade.
"Tiada Henti Membangun Generasi Emas bukan sekadar tema perayaan, tetapi menjadi arah perjalanan PB Jaya Raya dalam menyiapkan penerus yang mampu bersaing di level dunia. Kepengurusan baru juga diharapkan memberi ruang lebih luas bagi generasi berikutnya untuk melanjutkan warisan kejayaan klub," ucap Budi Karya Sumadi.
Bagi Susy Susanti, jabatan Ketua Umum PB Jaya Raya bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang memiliki nilai emosional sangat mendalam. Klub tersebut merupakan tempat yang membesarkan namanya hingga menjadi juara dunia dan peraih medali emas Olimpiade.
"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Sungguh kehormatan besar bagi saya yang diberi amanah menjadi Ketua Umum PB Jaya Raya menggantikan Ko Rudy Hartono. Tentu ini menuntut tanggung jawab yang sangat besar," ujar Susy.
Susy menegaskan pengalaman panjangnya sebagai atlet akan menjadi bekal untuk membimbing generasi muda. Dia ingin menanamkan semangat juang, disiplin, dan mental juara kepada atlet-atlet binaan agar mampu mengukir prestasi internasional.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
