
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. (Antara)
JawaPos.com - Pemerintah terus mengembangkan fasilitas pelatihan atlet paralimpiade Indonesia melalui pembangunan lanjutan Indonesia Paralympic Training Center (IPTC) di Karanganyar, Jawa Tengah. Pembangunan fasilitas itu guna mendukung pembinaan atlet difabel secara lebih optimal.
”Rencana lanjutan yang akan dilaksanakan adalah pembangunan Gedung Edukasi dan Gelanggang Olahraga (GOR) Tahap II yang dinilai lebih mendesak untuk mendukung proses pembinaan atlet,” kata Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo seperti dilansir dari Antara.
Keputusan tersebut diambil berdasar kebutuhan aktual yang disampaikan National Paralympic Committee (NPC) Indonesia. Selain membangun gedung edukasi berkapasitas sekitar 400 orang, pemerintah juga memprioritaskan pembangunan pusat pelatihan untuk cabang olahraga beregu, pembangunan skybridge yang menghubungkan bangunan-bangunan, dan penguatan sistem kelistrikan melalui penyediaan genset hybrid.
”Supaya teman-teman tidak kesulitan untuk moving (berpindah). Terkait genset hybrid, kemarin sebetulnya harusnya sudah ada, namun karena ada penambahan kuota daya, sempat ditunda. Sekarang ini menjadi prioritas,” ujar Dody.
Kontraktor pelaksana proyek, PT Nindya Karya (Persero), menyambut baik arah pengembangan lanjutan yang fokus pada pemenuhan kebutuhan pengguna fasilitas. Nindya Karya menilai penyesuaian pembangunan itu sejalan dengan komitmennya dalam mendukung pemerintah memastikan setiap pembangunan memberikan manfaat yang optimal dan berkelanjutan bagi atlet difabel Indonesia.
Pembangunan fasilitas tambahan ini akan melengkapi kawasan IPTC yang saat ini telah berdiri di atas lahan seluas 80 ribu meter persegi dengan berbagai sarana olahraga berstandar internasional.
Baca Juga:Atlet Indonesia Rentan Dieksploitasi, Eks Asisten Timnas U-19 Dorong Hukum Olahraga Masuk Kurikulum
Fasilitas tersebut mencakup arena cabang-cabang olahraga paralimpiade, kolam renang, lapangan sepak bola, lintasan atletik, dan hunian atlet yang dirancang untuk mendukung kenyamanan dan aksesibilitas.
Pemerintah berharap pengembangan lanjutan IPTC memperkuat ekosistem pembinaan olahraga paralimpiade nasional dan mendukung persiapan atlet Indonesia menghadapi berbagai ajang internasional.
Sebagai kontraktor pelaksana pembangunan IPTC, PT Nindya Karya (Persero) menyambut baik arah pengembangan lanjutan yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan pengguna fasilitas. Penyesuaian tersebut mencerminkan komitmen Nindya Karya dalam medukung pemerintah pusat untuk memastikan setiap pembangunan memberikan manfaat yang optimal dan berkelanjutan bagi pembinaan atlet difabel Indonesia.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
