
Fajar Alfian bersama pelatih ganda putra Antonius Budi jelang Thomas dan Uber Cup 2026. (Istimewa)
JawaPos.com - Dua wakil ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, ditarik mundur dari ajang Australian Open 2026. Pelatih kepala ganda putra, Antonius Budi Ariantho, memberikan alasan di balik keputusan tersebut.
Sesuai jadwal, Australian Open 2026 mulai berlangsung pekan ini tepatnya pada Selasa (9/6) hingga Minggu (14/6) mendatang. Seluruh pertandingan ajang Super 500 tersebut akan digelar di Quaycentre Olympic Boulevard, Sydney, Australia.
Secara mendadak, wakil Indonesia pun berkurang dalan ajang tersebut. Sebab PBSI menarik mundur dua pasangan ganda putra Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin setelah beraksi di ajang Indonesia Open 2026.
Baca Juga:Kecewa Berat! Hiroshi Aoyama Ungkap Penyebab Veda Ega Pratama Finis P16 di Moto3 Hungaria 2026
“Setelah melalui diskusi dengan tim pendukung, saya memutuskan menarik Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari Australian Open 2026,” kata Antonius dalam keterangan PBSI, dikutip Selasa (9/6/2026).
Antonius menjelaskan bahwa hasil minor di Indonesia Open 2026 menjadi salah satu faktor PBSI menarik mundur Fajar/Fikri dari Australian Open 2026. Pihaknya melakukan evaluasi menyeluruh setelah Fajar/Fikri langsung gugur di babak pertama turnamen kandang tersebut.
“Indonesia Open merupakan salah satu milestone yang penting bagi PBSI. Namun, hasil yang diraih pasangan Fajar/Fikri masih belum sesuai dengan target yang telah ditetapkan, oleh karena itu diperlukan evaluasi menyeluruh sebagai bahan perbaikan kedepannya,” ungkapnya.
Di sisi lain, kata Antonius, Australian Open 2026 yang merupakan turnamen level Super 500 tidak masuk dalam proyeksi utama Fajar/Fikri di tahun ini. Pihaknya pun memfokuskan pasangan ranking dua dunia tersebut ke ajang yang levelnya lebih besar seperti Kejuaraan Dunia dan Asian Games.
“Sementara itu, turnamen Australian Open tidak termasuk dalam program turnamen utama mereka pada periode ini. Oleh karena itu, fokus mereka saat ini akan diarahkan pada persiapan yang lebih optimal untuk menghadapi turnamen-turnamen prioritas mereka berikutnya seperti Kejuaraan Dunia dan Asian Games,” papar Antonius.
Sementara, PBSI sengaja menarik mundur Raymond/Joaquin agar pasangan tersebut bisa melakukan masa pemulihan yang cukup setelah keluar sebagai finalis Indonesia Open 2026. Terlebih, kata Antonius, cedera Raymond masih berpotensi kambuh sehingga PBSI tak ingin ambil resiko.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor AEK Athens vs LASK Linz di Liga Champions: Tuan Rumah Pesta Gol!
Raditya Dika Gagal Pulang ke Indonesia, Pesawat dari Doha Putar Balik Usai 4 Jam di Udara
