Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 Juni 2026 | 20.05 WIB

Ganda Putri Indonesia Mulai Tunjukkan Tren Positif di Indonesia Open 2026

Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Febi Setianingrum dan Rachel Allessya Rose berhadapan dengan ganda putri China Liu Sheng Shu dan Tan Ning pada semifinal Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Febi Setianingrum dan Rachel Allessya Rose berhadapan dengan ganda putri China Liu Sheng Shu dan Tan Ning pada semifinal Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Kepala Pelatih Ganda Putri PP PBSI Karel Mainaky menilai sektor ganda putri Indonesia mulai menunjukkan tren positif sepanjang pergelaran Indonesia Open 2026, dikutip dari ANTARA.

Karel mengatakan perkembangan itu terlihat dari keberhasilan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menembus semifinal turnamen level BWF World Tour Super 1000, serta dua pasangan lain yang mampu melangkah hingga perempat final.

“Saya melihat memang ada progres dari anak-anak, sedikit demi sedikit. Penampilan mereka memang cukup baik di turnamen ini. Mereka terlihat lebih yakin, biasanya memandang lawan itu terlalu hebat. Memang saya lagi berusaha agar mereka tidak memandang lawan itu siapa, sebelum kita kalah ya kita tarung dulu,” kata Karel dalam keterangan resminya, Minggu.

Rachel/Febi menjadi pasangan ganda putri Indonesia dengan pencapaian terbaik pada Indonesia Open 2026 setelah melaju hingga semifinal. Langkah mereka terhenti setelah kalah dari pasangan peringkat satu dunia asal China Liu Sheng Shu/Tan Ning dengan skor 17-21, 16-21.

Karel menyebut Rachel/Febi sebenarnya memiliki peluang untuk memberi perlawanan lebih jauh. Namun, pasangan yang baru dipasangkan selama sembilan bulan itu masih perlu mematangkan permainan, terutama ketika menghadapi pasangan-pasangan elite dunia.

“Kalau untuk hasil hari ini sebenarnya disayangkan ya. Rachel/Febi sebetulnya punya peluang, mereka sudah berusaha untuk menguasai permainan. Namun ada beberapa hal yang membuat mereka ragu-ragu,” ujar Karel.

Meski demikian, Karel tetap mensyukuri capaian Rachel/Febi karena semifinal Super 1000 menjadi hasil penting bagi pasangan muda tersebut. Menurut dia, Rachel/Febi masih membutuhkan lebih banyak pengalaman bertemu lawan-lawan papan atas agar dapat tampil lebih stabil pada fase krusial.

Selain Rachel/Febi, dua ganda putri Indonesia lainnya juga menembus perempat final, yakni Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi serta Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.

Fadia/Amallia terhenti setelah kalah dari unggulan kelima asal Jepang Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto dengan skor 21-13, 12-21, 13-21. Sementara itu, Ana/Trias harus tersingkir dalam duel sesama wakil Indonesia melawan Rachel/Febi dengan skor 21-8, 11-21, 15-21.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore