
Veda Ega Pratama bersiap menghadapi seri kedelapan Moto3 2026 di Sirkuit Balaton Park, Hungaria, akhir pekan ini. (Instagram @teamvedaofficial)
JawaPos.com — Seri kedelapan MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park, Balatonfőkajár, akhir pekan ini menjadi momen penting bagi pembalap Indonesia Veda Ega Pratama untuk menjaga posisinya di papan atas klasemen Moto3.
Dengan koleksi 66 poin dan berada di lima besar, Veda dituntut tampil konsisten sejak latihan bebas hingga balapan demi menghindari ancaman dari para rivalnya.
Akhir pekan ini seluruh perhatian penggemar balap motor Indonesia kembali tertuju kepada Veda Ega Pratama.
Pembalap asal Wonosari, Gunungkidul, DI Yogyakarta itu menghadapi tantangan besar dalam lanjutan Moto3 2026 di Sirkuit Balaton Park, Hungaria.
Seri kedelapan ini hadir setelah balapan penuh kejutan di Mugello, Italia, pekan lalu. Sejumlah perubahan terjadi di berbagai kelas, mulai MotoGP hingga Moto3, sehingga persaingan menuju pertengahan musim semakin ketat.
MotoGP Hungaria 2026 menjadi balapan krusial karena posisi Veda di klasemen masih belum sepenuhnya aman. Meski berada di kelompok terdepan, jarak poin dengan para pesaing di bawahnya masih relatif dekat.
Saat ini Veda mengoleksi 66 poin dan masih bertahan di jajaran lima besar klasemen sementara Moto3.
Jika gagal meraih poin maksimal atau mengalami hasil buruk di Balaton Park, posisinya berpotensi digeser sejumlah rival yang terus mendekat.
Konsistensi menjadi faktor utama yang harus dijaga pembalap berusia muda tersebut. Tidak hanya saat balapan utama, tetapi juga sejak sesi latihan bebas, practice, hingga kualifikasi.
Posisi start terbukti sangat berpengaruh terhadap hasil balapan Moto3 musim ini. Pembalap yang mampu berada di barisan depan biasanya memiliki peluang lebih besar untuk terlibat dalam perebutan podium.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
