
Selebrasi pasangan Ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu. (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu mengatakan kesiapan yang lebih baik menjadi kunci kemenangan atas pasangan Korea Selatan Kim Jae Hyeon/Jang Ha Jeong pada babak pertama BWF World Tour Super 1000 Polytron Indonesia Open 2026, dikutip dari ANTARA.
Jafar/Felisha melaju ke babak 16 besar setelah menang dua gim langsung 21-11, 21-14 atas Kim/Jang di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu.
“Alhamdulillah pertandingan lancar, terus juga bisa menang dan revans. Pastinya puas banget dengan hari ini, sudah mulai oke. Kemenangan ini juga bisa mengembalikan kepercayaan diri kami,” kata Jafar setelah pertandingan usai.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi revans bagi Jafar/Felisha setelah pada pertemuan sebelumnya di Kejuaraan Asia 2026 mereka kalah dari Kim/Jang melalui pertandingan tiga gim 23-21, 20-22, 10-21.
Felisha juga bersyukur dapat membalas kekalahan dari pasangan Korea Selatan tersebut. Meski demikian, ia mengatakan performanya bersama Jafar masih perlu ditingkatkan untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
“Bersyukur pastinya bisa revans lawan Korea. Cukup happy, tapi kalau puas belum. Saya ingin meningkatkan performa saya di pertandingan berikutnya. Makin melaju, lawan makin bagus. Kalau kami begini-begini saja mungkin tidak akan menang, jadi harus ditingkatkan,” ujar Felisha.
Baca Juga:Tiwi/Fadia Jaga Asa Naik Kelas Setelah Tumbangkan Ganda Tangguh Korea di Indonesia Open 2026.
Felisha mengatakan salah satu perbedaan yang cukup terasa dibanding pertemuan sebelumnya adalah karakter laju kok. Menurut dia, kondisi di Istora lebih cepat sehingga membantu mereka menerapkan permainan yang lebih agresif.
“Perbedaannya paling berpengaruh ke kecepatan kok. Di sini kencang, di Kejuaraan Asia lambat. Tipikal pemain Korea punya pertahanan kuat, jadi kalau lambat bagus buat mereka,” kata Felisha.
Selain kondisi lapangan, Jafar/Felisha juga merasa lebih siap secara taktik. Felisha mengatakan mereka sudah mempelajari permainan Kim/Jang melalui video setelah sempat dibuat terkejut pada pertemuan pertama.
“Taktik dan strategi juga lebih kebaca dan dilihat. Kemarin di pertemuan pertama agak kaget. Sekarang lebih siap persiapannya,” ujar Felisha.
Dalam pertandingan tersebut, Jafar/Felisha langsung berusaha mengambil inisiatif serangan sejak gim pertama. Kedua pasangan sempat saling kejar pada awal laga hingga kedudukan 3-3, sebelum Jafar/Felisha perlahan membuka jarak dan unggul 11-8 saat interval.
Selepas jeda, Jafar/Felisha tampil semakin solid. Permainan depan dan belakang mereka berjalan lebih rapi sehingga Kim/Jang kesulitan keluar dari tekanan. Gim pertama pun ditutup pasangan Indonesia dengan skor 21-11.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
