
Veda Ega Pratama menjalani sesi FP1 Moto3 Italia 2026 dalam kondisi trek basah di Sirkuit Mugello, Italia. (Instagram @teamvedaofficial)
JawaPos.com - Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama menutup sesi FP1 Moto3 Italia 2026 di posisi ke-20 setelah menjalani latihan dalam kondisi trek basah di Sirkuit Mugello, Italia, Jumat (29/5). Sementara rival lamanya di Red Bull Rookies Cup Hakim Danish, tampil lebih cepat dengan finis di posisi kedelapan dan sempat memimpin sesi.
Hujan yang mengguyur sirkuit Mugello membuat seluruh pembalap harus ekstra hati-hati sejak awal sesi. Kondisi lintasan yang licin memaksa para rider termasuk Veda Ega lebih fokus membaca grip ketimbang langsung memburu catatan waktu terbaik.
Veda Ega Pratama memulai FP1 dengan cukup hati-hati. Debutan Honda Team Asia itu tampak masih mempelajari karakter lintasan Mugello yang berubah drastis akibat hujan deras sebelum sesi dimulai. Pembalap berjuluk The Rocket Boy tersebut mencatat waktu awal 2 menit 17,409 detik pada lap ketiganya. Catatan itu belum kompetitif, tetapi perlahan Veda mulai menemukan ritmenya dengan peningkatan ke 2:16,455 lalu 2:14,765 detik.
Baca Juga:7 Pemain Timnas Indonesia Nilainya Melejit! Maarten Paes dan Justin Hubner Paling Gacor di Eropa
Performa itu sempat membawa Veda bertahan di posisi 10 besar pada fase awal latihan bebas. Situasi tersebut cukup menjanjikan mengingat Mugello merupakan salah satu sirkuit tercepat di kalender Moto3.
Sebagai gambaran, rekor lap Moto3 di Mugello mencapai 1:53,926 detik untuk semua sesi dan 1:54,738 detik saat balapan. Torehan itu tentu dicapai dalam kondisi lintasan kering dan cuaca optimal.
Persaingan lama antara Veda Ega Pratama dan Hakim Danish kembali tersaji di Mugello. Bedanya, kali ini mereka bertemu di ajang Moto3 World Championship, bukan Red Bull Rookies Cup seperti musim lalu.
Hingga 15 menit sesi berjalan, Danish justru tampil paling cepat lewat catatan 2:13,274 detik. Pembalap AEON Credit MT Helmets - MSI itu kemudian terus mempertajam waktunya hingga menyentuh 2:12,553.
Veda beberapa kali terlihat membuntuti Danish di trek. Selain memanfaatkan slipstream atau towing, situasi tersebut juga dimanfaatkan untuk mempelajari racing line rivalnya di kondisi lintasan basah.
Strategi itu sempat membantu Veda memperbaiki waktu menjadi 2:14,327 detik. Namun Danish tampil jauh lebih agresif hingga menjadi pembalap pertama yang menembus 2 menit 11 detik pada sesi FP1 Moto3 Italia 2026.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
