
Atlet renang artistik putri Bekasi Olympic Aquatic Sheva Steffani tampil pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik Indonesia 2026 di Stadion Akuatik GBK, Jakarta, Rabu (6/5/2026). Kejurnas Akuatik yang diikuti 84 atlet loncat indah dan 119 atlet renang artistik dari sejumlah daerah dan klub tersebut digelar hingga 7 Mei 2026 sebagai wadah pembinaan atlet melalui kompetsisi nasional. Antara/Fauzan
JawaPos.com - Pengurus Besar Akuatik Indonesia memastikan kebijakan efisiensi anggaran tidak mengganggu program pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk menghadapi ajang multicabang terdekat, yaitu Asian Games 2026 di Jepang.
"Sekarang memang ada efisiensi anggaran, tetapi (pelatnas) kami jalan terus. Klub-klub yang mewadahi atlet untuk berlatih juga jalan terus," kata Ketua Harian Pengurus Besar Akuatik Indonesia Harlin Erlianto Rahardjo saat ditemui di Jakarta, Senin (11/5).
Ia menyampaikan hal itu menanggapi pertanyaan seputar nasib program pelatnas Akuatik Indonesia setelah adanya kebijakan efisiensi anggaran olahraga dari pemerintah.
Harlin menjelaskan bahwa dampak efisiensi memang dirasakan pihak federasi, terutama terkait rencana pemusatan latihan maupun uji tanding di luar negeri yang untuk sementara harus dikesampingkan.
Namun demikian, para atlet renang tetap menjalani program latihan secara intensif di dalam negeri untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai kejuaraan pada masa mendatang, terutama Asian Games 2026.
Menurut dia, kontinuitas latihan menjadi hal terpenting agar performa atlet tetap terjaga meskipun di tengah keterbatasan anggaran.
Ajang multicabang olahraga terbesar di Asia itu, kata dia, sangat penting bagi Akuatik Indonesia karena menjadi kesempatan bagi para atlet muda untuk membuktikan kemampuan bersaing di level internasional.
"Tujuan akhir kan Olimpiade sehingga perenang-perenang muda kita harus mendapatkan kesempatan bersaing level Asia dulu," katanya.
Harlin menyebutkan beberapa nama atlet muda yang diharapkan dapat bersinar di Asian Games mendatang seperti Jason Donovan Yusuf, Adelia Chantika Aulia, Kevin Erlangga Prayitno, dan Arya Andrean Putra Haryono.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
