
Puluhan atlet senior dan junior dari 28 provinsi mengikuti Kejurnas ORADO 2026, pada 24–26 April di JSI Resort, Megamendung, Jawa Barat. (Istimewa)
JawaPos.com–Puluhan atlet senior dan junior dari 28 provinsi mulai berdatangan untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Turnamen Olahraga Domino Nasional (ORADO) 2026. Turnamen digelar pada 24–26 April di JSI Resort, Megamendung, Jawa Barat.
Partisipasi ini menunjukkan cakupan nasional yang luas, mulai dari Bali, Jawa, Sumatera, hingga wilayah Kalimantan dan Papua. Sekaligus menegaskan tingginya antusiasme daerah dalam mengirim wakil terbaiknya untuk bersaing di level nasional.
Ajang ini diawali dengan proses registrasi, dilanjutkan rapat teknis guna memastikan seluruh kontingen memahami aturan pertandingan secara menyeluruh. Sejak pagi hari, suasana kedatangan atlet berlangsung tertib dan dinamis. Para atlet dan ofisial dari berbagai daerah menjalani proses registrasi serta verifikasi kehadiran sebagai bagian dari tahapan awal kompetisi.
Interaksi antar kontingen mulai terjalin, mencerminkan semangat kebersamaan sekaligus atmosfer persaingan yang akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Memasuki malam hari, rangkaian kegiatan berlanjut dalam agenda technical meeting yang diselenggarakan secara terstruktur.
Forum ini menjadi ruang konsolidasi antara panitia, perangkat pertandingan, dan perwakilan kontingen untuk menyamakan persepsi terkait regulasi, mekanisme pertandingan, hingga aspek teknis lainnya. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif, sebelum akhirnya ditutup dengan pengundian grup kualifikasi yang dilakukan secara terbuka sebagai wujud transparansi.
Ketua Umum Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) Yooky Tjahrial menegaskan, Kejurnas ini merupakan bagian penting dari ekosistem pembinaan atlet nasional.
”Kehadiran atlet senior dan junior dari 28 provinsi menunjukkan bahwa olahraga domino terus berkembang secara luas di Indonesia. Ajang ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga sarana untuk memperkuat pembinaan dan menjaring atlet potensial,” kata Yooky, Jumat (24/4).
Sementara itu, Ketua Harian PB ORADO Giri Bayu Kusumah menekankan pentingnya kesiapan teknis dalam menjamin kelancaran pertandingan.
”Technical meeting menjadi fondasi penting agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama sebelum kompetisi dimulai. Dengan koordinasi yang matang, kami berharap pertandingan berjalan lancar dan menjunjung tinggi sportivitas,” kata Giri.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
