
Alessandro Lodi tangani Gresik Phonska. (Dok. Premier Volleyball League)
JawaPos.com - Kekalahan pertama di final four Proliga 2026 tidak membuat Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia goyah. Pelatih Alessandro Lodi justru menegaskan, timnya tetap fokus menatap laga menghadapi Jakarta Popsivo Polwan, Sabtu (11/4) sore ini di GOR Sritex Arena, Solo (siaran langsung Moji/Vidio pukul 16.00 WIB).
Jika mampu menang 3-0 atau 3-1 atas Popsivo, maka jalan Phonska menuju grand final akan terbuka. Mediol Stiovanny Yoku dkk hanya membutuhkan satu kemenangan dengan skor berapapun dari dua laga tersisa di Semarang pekan depan, untuk mengamankan tiket final.
Bahkan, andai kalah dalam dua laga sisa, Phonska masih punya peluang lolos ke final. Sebab, berkaca pada tiga musim terakhir, tim membutuhkan setidaknya 10 poin untuk melaju ke partai puncak. Dengan skenario itu, Phonska wajib mengamankan tiga poin lawan Popsivo, dan setidaknya kalah dengan skor 2-3 -untuk dapat satu poin- pada satu dari dua laga tersisa.
Move On dari Pertamina
Lodi ingin Phonska bisa segera memastikan satu tiket ke grand final. Pelatih asal Italia itu meminta pemainnya move on dari kekalahan 1-3 melawan Jakarta Pertamina Enduro, Kamis (9/4) lalu. “Sekarang kami tidak panik. Kami akan istirahat, lalu menghadapi Popsivo Sabtu untuk mencoba mendapatkan poin demi lolos ke final,” tegasnya.
Hasil lawan Pertamina sebetulnya menjadi kekalahan perdana Lodi saat memimpin tim secara langsung di pinggir lapangan musim ini. Meski dikenal cukup emosional, tapi pelatih 47 tahun itu berusaha menerima kekalahan tersebut.
“Saya juga ingin merasakan bagaimana rasanya kalah di Proliga, karena ini pengalaman pertama saya,” tutur pelatih berkacamata itu.
Evaluasi dan Apresiasi
Saat kalah lawan Pertamina, para pemain Phonska dinilai tidak menunjukkan performa terbaik. Terutama di aspek servis. Itu jadi salah satu sebab mereka langsung tertinggal dua set dengan selisih masing-masing hingga enam poin (19-25, 19-25). “Kami juga harus mengakui dan menerima bahwa pemain kami bukan mesin. Pada akhirnya, kami kalah,” tuturnya.
Meski begitu, Lodi melihat respons positif dari timnya. Dia menilai para pemain mampu bangkit meski akhirnya kalah. Karakter itulah yang ingin kembali ditunjukkan ketika menghadapi Popsivo hari ini.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
