
Pasangan Ganda Campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu saat berhadapan dengan pasanga
JawaPos.com – Pemain ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah, menilai hasil undian di Swiss Open 2026 kurang menguntungkan bagi wakil Merah Putih. Hal itu karena seluruh ganda campuran Indonesia berada di bagan yang sama sehingga berpotensi saling menyingkirkan sebelum partai puncak.
Kekhawatiran itu sudah terjadi. Saat ini, Dejan Ferdinansyah/Bernadine Wardana sudah lebih dulu angkat koper setelah kalah oleh sesama pasangan Indonesia Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil pada babak 32 besar. Dejan/Bernadine kalah 18-21, 14-21 dalam laga di St. Jakobshalle, Basel, tersebut.
Selain Adnan/Indah, ada Amri Syahnawi/Nita Violina Marwan dan Jafar/Felisha Pasaribu. Amri/Nita melangkah ke babak 16 besar setelah mengalahkan wakil Taiwan, Chen Cheng-kuan/Hsu Yin-hui 21-19, 21-8. Kemudian, Jafar/Felisha Pasaribu mengalahkan wakil Inggris, Callum Hemming/Estelle van Leeuwen, 21-17, 21-7.
“Memang cukup merugikan ketika semua ganda campuran Indonesia berada di pool bawah. Harusnya ada yang di atas. Siapa tahu bisa all-Indonesian final. Kalau undian seperti ini, cuma satu yang bisa masuk final,” keluh Jafar.
Baca Juga:Ezra Walian Kembali Dipanggil Timnas Indonesia setelah Lima Tahun, Pelatih Persik Kediri Buka Suara
Meski demikian, Jafar akan terus fokus. Dia juga bersyukur bisa mengalahkan pasangan Inggris yang sempat memberikan perlawanan ketat pada game pertama.
“Di game pertama saya masih adaptasi, masih agak kagok. Tetapi, setelah itu, coba lebih fokus dan langsung menyesuaikan permainan lawan sehingga pada game kedua kami bisa lebih dominan,” sahut Felisha.
Jafar/Felisha sebenarnya sudah cukup mengenal permainan lawan. Dua pekan lalu di Milton Keynes, Inggris, mereka sempat melakukan sesi latihan bersama sebelum tampil dalam All England 2026 di Utilita Arena Birmingham. (fiq/dns)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
