
Putri KW. (Dok: PBSI)
JawaPos.com – Indonesia nirgelar dalam German Open 2026 (BWF Super 300) yang berakhir Minggu (1/3). Prestasi terbaik didapat duet gado-gado Singapura-Indonesia di ganda campuran, Terry Hee Yong Kai/Gloria Emanuelle Widjaja, maupun ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti sebagai semifinalis.
Hasil di Jerman diharapkan tidak membebani skuad merah putih dalam All England 2026 (BWF Super 1000) di Utilita Arena Birmingham, mulai hari ini (3/3).
Salah satunya di tunggal putri, Putri Kusuma Wardani. Dia dijadwalkan menghadapi andalan Denmark Mia Blichfeldt. Secara rekor pertemuan, Putri tertinggal 1-2 dari pemain ranking ke-18 dunia itu. Terakhir kali pertemuan di Hylo Open 2025, Putri harus mengakui keunggulan lawan dengan rubber game (11-21, 21-7, 12-21).
Persiapan tanpa Kendala
Pemain binaan PB Exist itu pun tak mau terbebani dengan hasil sebelumnya. ”Main di All England dibikin enjoy saja. Memang sangat bersemangat, tetapi juga tidka boleh terlalu berlebihan,” ucapnya dalam keterangan yang dikutip dari PBSI.
Dalam beberapa latihan terakhir, Putri fokus pada antisipasi kelebihan permainan Blichfeldt. ”Sejauh ini tidak ada kendala apa pun,” katanya.
Pebulu tangkis yang juga merupakan anggota polisi wanita itu juga tidak bermasalah dengan adaptasi. Menurut Putri, bermain di All England sama seperti turnamen di Eropa lainnya. ”Awal saja yang penyesuaian (cuaca, Red). Jelang pertandingan akan membaik,” ucapnya.
Fokus Poin Akhir dan Recovery
Dari ganda putri, Tiwi –sapaan akrab Amallia Cahaya Pratiwi– mengatakan bahwa fokus persiapanya di All England adalah pada poin-poin akhir. Hal itu berkaca dari kegagalan mengontrol jelang akhir game saat dikalahkan ganda Tiongkok, Li Yi Jing/Wang Yiduo, di semifinal German Open dengan skor 18-21, 21-8, 19-21. ”Kami juga harus lebih siap dalam mengantisipasi bola-bola tanggung,” kata Tiwi.
Di babak awal All England, Tiwi/Fadia akan menghadapi duo Taiwan, Hsu Ya-ching/Sung Yu-hsuan. Mereka pernah bentrok di perempat final Thailand Masters 2026 dengan keunggulan Tiwi/Fadia (24-22, 21-12).
Fadia menambahkan, recovery menjadi perhatian karena jeda yang mepet antara semifinal German Open dan babak 32 besar All England.
Baca Juga:Tren Positif Persib Bandung Terhenti, Persebaya Surabaya Bisa Menang Jika Punya Striker Murni
HEAD-TO-HEAD WAKIL MERAH PUTIH DI BABAK 32 BESAR ALL ENGLAND 2026
Tunggal Putra
Jonatan Christie vs Jia Heng Jason Teh (4-0)
Pertemuan terakhir: India Open 2026, Jonatan menang 2-0 (21-16, 21-10)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022