Turnamen tenis Mexican Open 2026 tetap digelar. (@AbiertoTelcel/X).
JawaPos.com - Dunia olahraga Meksiko tengah berada dalam bayang-bayang ketakutan menyusul tewasnya gembong narkoba paling dicari, Nemesio ‘El Mencho’ Oseguera Cervantes. Meski gelombang kekerasan dan blokade bersenjata melanda berbagai wilayah, penyelenggaraan turnamen tenis Mexican Open (ATP 500) tetap berlangsung sesuai jadwal.
Situasi keamanan di Meksiko memburuk secara drastis setelah kematian El Mencho, pemimpin kartel Jalisco New Generation (CJNG) dalam operasi militer pada Minggu (22/2). Dilansir dari Daily Mail, kematian sang buron narkoba memicu aksi balas dendam brutal dari kelompok bersenjata yang melakukan pembakaran bank, supermarket, hingga pemblokiran jalan di berbagai negara bagian.
Kondisi itu menciptakan risiko tinggi bagi para bintang tenis dunia yang dijadwalkan bertanding di Acapulco mulai 22 Februari hingga 1 Maret. Nama-nama besar seperti peringkat 4 dunia Alexander Zverev, bintang Amerika Serikat Frances Tiafoe, hingga wakil Inggris Cameron Norrie, berada dalam situasi yang penuh ketidakpastian.
Pemerintah Amerika Serikat dan Kanada bahkan telah mengeluarkan peringatan perjalanan (travel advisory) tingkat tinggi, mendesak warga negara mereka untuk mencari perlindungan, dan menghindari perjalanan non-esensial ke wilayah Guerrero, tempat turnamen ATP itu berlangsung.
Meskipun mendapat tekanan dari para penggemar dan kekhawatiran internasional yang meningkat, pihak penyelenggara Mexican Open tetap tegas untuk melanjutkan turnamen. Dalam pernyataan resmi yang dikutip dari Daily Mail, pihak penyelenggara membantah rumor pembatalan turnamen yang sempat beredar sebelumnya.
“Spekulasi mengenai pembatalan acara karena masalah keamanan di Jalisco adalah tidak benar. Acara berlanjut sesuai jadwal dan operasional turnamen berjalan normal,” ungkap pihak panitia. Pihak penyelenggara mengklaim telah menjalin koordinasi ketat dengan otoritas federal, negara bagian, dan kota untuk memastikan protokol keamanan tetap terjaga selama kompetisi berlangsung.
Kondisi serupa terjadi di turnamen Merida Open (WTA) di Yucatan. Meski wilayah itu relatif lebih tenang dibandingkan Jalisco, kekhawatiran tetap membayangi para petenis wanita seperti Katie Boulter dan Emma Navarro. Hingga saat ini, pihak Merida Open belum mengeluarkan komentar tambahan terkait konflik yang sedang terjadi.
Berbeda dengan ketegasan pihak tenis, cabang olahraga sepak bola di Meksiko justru memilih langkah lebih berhati-hati. Sejumlah pertandingan Liga MX dan Liga Expansion MX terpaksa ditunda atau dijadwalkan ulang akibat risiko keamanan.
Sebuah insiden mencekam bahkan sempat terjadi pada pertandingan sepak bola wanita antara Club Necaxa dan Queretaro Femenil. Pertandingan harus dihentikan mendadak setelah terdengar suara yang menyerupai tembakan di sekitar stadion dan memaksa para pemain berlari menyelamatkan diri ke ruang ganti.
Namun, setelah diselidiki, otoritas trekait kemudian mengklarifikasi bahwa suara yang terdengar saat itu berasal dari knalpot kendaraan. Peristiwa itu menunjukkan betapa tingginya ketegangan yang dirasakan warga setempat, khususnya para atlet saat ini di tengah kekacauan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
