
Arserl Rizki Brayudha meraih hasil positif di Hub Equastrian Championship. (Istimewa)
JawaPos.com–Arserl Rizki Brayudha meraih hasil positif pada Hub Equestrian Championship di Hub Indonesia pada 4-8 Februari. Rider dari Aragon Equestrian Sport itu meraih dua emas di kelas paling tinggi yang dipertandingkan di turnamen yaitu kategori 120-125 cm (Sabtu) dan 120-130 cm (Minggu)
Arserl Rizki Brayudha, atlet berusia 20 tahun itu menilai persaingan di turnamen Hub Equestrian Championship ini seru dan berat. Terlebih kudanya yang baru kembali bertanding.
”Saya terima kasih ke pelatih saya (Brayen Brata Coolen) yang jauh-jauh datang dari Belanda. Sangat senang bisa juara di sini. Semua atlet saling bantu dan support. Jadi bangga sih,” ucap Arserl Rizki Brayudha.
Perihal target, Arserl ingin meraih hasil lebih baik dan bisa tampil di Asian Games 2026 di Jepang. Dia berharap bisa ikut di Olimpiade Los Angeles 2028.
”Untuk Asian Games, saya hanya fokus untuk latihan dan latihan,” ucap peraih emdali perunggu di SEA Games Thailand 2025 itu.
Brayen Brata Coolen menambahkan, pada Februari ini rencananya Arserl menjalani training camp di Jerman. Arserl butuh jam terbang dan pengalaman bertanding untuk meningkatkan kemampuan. Apalagi, Asian Games memiliki level kompetisi yang lebih tinggi ketimbang SEA Games.
Sementara itu, Ketua Harian PP Pordasi sekaligus pemilik Aragon Stable Mohammad Chaidir Saddak menyatakan, kegiatan seperti ini hampir setiap bulan diselenggarakan komunitas dan stable.
”Sekarang dari Aragon. Nanti kumpulan stable lain bikin sampai dari daerah. Satu tahun ini ada 40-an pertandingan. Ini cukup menggembirakan bagi kami. Ini artinya juga berkembang ke daerah. Daerah bukan di provinsi saja. Kalau dulu kan katakanlah di Jabodetabek saja,” ucap Mohammad Chaidir Saddak.
Pria yang akrab disapa Eddy itu menyebutkan, banyaknya event yang diselenggarakan membuat prestasi berkesinambungan untuk tim Indonesia di event internasional. Dia mencontohkan saat SEA Games Thailand 2025, berkuda meraih 2 medali emas, 2 perak, dan 2 perunggu.
Dia berhatap atlet-atlet muda bisa melanjutkan prestasi dengan meningkatkan kemampuan di event seperti ini. ”Ya mudah-mudahan lah dari banyaknya event muncul atlet yang bagus. Nantinya siapa yang fit dia yang mewakili Indonesia,” tutur Mohammad Chaidir Saddak.
Untuk Asian Games, Eddy menyebutkan Indonesia rencananya tampil di tiga nomor. ”Kalau saya sih harapannya di tiga nomor itu menghasilkan medali lagi. Karena dari sisi kontingen Indonesianya kalau meraih medali bisa membantu (posisi),” ucap Mohammad Chaidir Saddak.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
