
Prediksi Final Australia Open: Novak Djokovic Unggul Head to Head 5-4, Carlos Alcaraz Teringat Pelajaran Rafael Nadal
JawaPos.com - Apa pun hasilnya, sejarah baru akan tercipta di final Australian Open (AO) 2026 hari ini (1/2). Novak Djokovic berpeluang merebut gelar grand slam ke-25 sepanjang kariernya. Di sisi lain, Carlos Alcaraz berkesempatan menjadi petenis termuda yang mampu memenangi keempat turnamen grand slam.
Peluang itu terbuka setelah keduanya melewati laga semifinal yang sama-sama menguras fisik, Jumat (30/1). Alcaraz, yang tampil lebih dulu, sempat tertinggal dan mengalami kram dalam duel lima set selama 5 jam 26 menit, untuk mengalahkan Alexander Zverev. Itu tercatat sebagai semifinal terlama dalam sejarah AO.
Djokovic juga mengalami situasi serupa. Petenis Serbia itu harus melakoni lima set untuk menyingkirkan petenis peringkat dua dunia, Jannik Sinner.
Nole—sapaan Djokovic—bahkan sempat meminta setidaknya dua kali medical time out, namun tetap mampu bertahan dalam laga yang berlangsung 4 jam 9 menit itu.
Setelah tampil habis-habisan di babak semifinal, baik Alcaraz maupun Djokovic memiliki waktu istirahat sehari penuh, Sabtu (31/1). Menjelang final,
Alcaraz teringat pada apa yang dilakukan Rafael Nadal saat menghadapi Fernando Verdasco di semifinal AO 2009. Nadal menang lima set dalam waktu 5 jam 14 menit.
“Rafa menjalani pertandingan luar biasa, dan semua orang meragukan apakah dia mampu bermain di finaldan akhirnya dia yang menang dalam lima set melawan (Roger) Federer,” kata Alcaraz dikutip dari Punto de Break.
“Saya tidak mengatakan saya akan melakukan hal yang sama, tetapi Anda tidak bisa bilang lelah di final grand slam,” lanjut petenis 22 tahun itu.
Djokovic tahu tantangan recovery juga akan dia hadapi. Apalagi, di usia 38 tahun, tak mudah baginya untuk melakukan pemulihan.
“Dia (Alcaraz) juga menjalani pertandingan yang berat, tetapi dia 15 atau 16 tahun lebih muda dari saya. Secara biologis, saya pikir akan sedikit lebih mudah baginya untuk pulih. Tapi saya sangat bersemangat,” kata Nole.
Laga lawan Alcaraz juga akan jadi ujian rekor sempurna Djokovic di Melbourne. Dari 10 kali kesempatan melaju ke final AO, dia selalu keluar sebagai juara.
| Tahun | Turnamen | Pemenang | Skor |
|---|---|---|---|
| 2025 | US Open (SF) | Alcaraz | 6-4, 7-6, 6-2 |
| 2025 | Australian Open (QF) | Djokovic | 4-6, 6-4, 6-3, 6-4 |
| 2024 | Olimpiade Paris (F) | Djokovic | 7-6, 7-6 |
| 2024 | Wimbledon (F) | Alcaraz | 6-2, 6-2, 7-6 |
| 2023 | ATP Finals (SF) | Djokovic | 6-3, 6-2 |
| 2023 | Cincinnati (F) | Djokovic | 5-7, 7-6, 7-6 |
| 2023 | Wimbledon (F) | Alcaraz | 1-6, 7-6, 6-1, 6-4 |
| 2023 | Roland Garros (SF) | Djokovic | 6-3, 5-7, 6-1 |
| 2022 | Madrid Open (SF) | Alcaraz | 6-7, 7-5, 7-6 |
Keterangan: F: Final, SF: Semifinal, QF: Quarter final/perempat final

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
