Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan mengacungkan jempol sebelum bertanding dalam kelas 61 kg putra Olimpiade Paris 2024 di South Paris Arena, Paris, Prancis, Rabu (7/8/2024). (ANTARA)
JawaPos.com - Lifter senior Indonesia Eko Yuli Irawan mengatakan medali perunggu pada kelas 65 kilogram putra SEA Games 2025 Thailand telah sesuai dengan target yang dicanangkan Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI), dikutip dari ANTARA.
Eko menempati posisi ketiga dalam persaingan di Chon Buri Sports Schools, Chon Buri, Minggu, dengan total angkatan 304 kilogram, terdiri atas snatch 138 kilogram dan clean and jerk 166 kilogram.
Medali emas diraih lifter tuan rumah Thailand Patsaphong Tongsuk dengan total 307 kilogram (snatch 134 kilogram dan clean and jerk 173 kilogram), sementara perak menjadi milik wakil Malaysia Muhamad Aznil Bidin dengan total 306 kilogram (snatch 133 kilogram dan clean and jerk 173 kilogram).
“Targetnya memang berprogres terus. Dari Kejuaraan Asia ke Kejuaraan Dunia, sekarang dari segi angkatan meningkat, meski memang belum maksimal,” kata Eko kepada ANTARA seusai perlombaan.
Persaingan di kelas 65 kilogram berlangsung ketat. Pada angkatan snatch, Eko berhasil mengangkat beban 135 kilogram dan 138 kilogram, namun gagal pada percobaan ketiga di angka 140 kilogram.
Sementara pada clean and jerk, Eko hanya sekali berhasil mengangkat beban, yakni pada angkatan pertama seberat 166 kilogram. Dua percobaan berikutnya pada 168 kilogram belum membuahkan hasil.
“Saya memang fokus pemulihan sebelumnya. Cedera sudah mulai pulih, tetapi waktu persiapan menuju SEA Games 2025 memang masih kurang. Saya bersyukur masih bisa meraih medali perunggu,” ujar Eko.
Selain itu, Eko juga mengatakan banyak lifter muda yang bermunculan.
Adapun hasil tersebut sekaligus memutus rentetan medali emas Eko Yuli Irawan yang telah berlangsung sejak SEA Games 2019 Filipina.
Medali perunggu di Thailand juga menambah koleksi prestasi Eko di ajang SEA Games menjadi tujuh emas, dua perak, dan satu perunggu.
Berikut catatan prestasi Eko Yuli Irawan di SEA Games:
Medali emas
Medali perak

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
