Islam Makhachev siap hadapi Jack Della Maddalena di UFC 322. (Instagram @espnmma)
JawaPos.com — Psywar Islam Makhachev jelang laga panas melawan Jack Della Maddalena di UFC 322 langsung mencuri perhatian setelah ia dengan lantang menyebut dirinya masih juara kelas ringan.
Ucapan itu menjadi sinyal kuat perang mental karena ia menegaskan, “Saya merasa saya masih juara” meski secara resmi gelar itu sudah tidak berada di tangannya.
Makhachev datang membawa sabuk kelas ringan yang ia menangkan pada 2022 dan tetap menganggapnya sebagai bagian dari identitasnya.
Ia merasa tidak pernah dicopot oleh petarung lain dan menilai gelarnya hilang bukan karena kekalahan, tetapi karena keputusan naik kelas.
Situasi tersebut ia garis bawahi dengan pernyataan keras, “Saya tidak kehilangan sabuk ini kepada siapapun.”
Kalimat itu menjadi pesan terselubung untuk lawan maupun publik statusnya sebagai penguasa divisi ringan menurutnya masih sah secara moral.
Keputusan naik ke kelas welter memang membuatnya harus melepas sabuk kelas ringan demi penyesuaian jadwal pertarungan.
Namun Makhachev menolak anggapan dirinya kehilangan legitimasi dan menegaskan fokusnya kini tertuju pada pencapaian baru.
Ucapan lanjutannya, “Saat ini saya datang untuk merebut sabuk kedua saya,” menunjukkan betapa serius ia mengejar gelar ganda.
Psywar itu seolah ingin menempatkan dirinya bukan sebagai penantang, tetapi sebagai juara yang sedang memperluas wilayah kekuasaan.
Pertarungan melawan Della Maddalena di UFC 322 makin memanas karena Makhachev langsung mendapat kesempatan menantang gelar welter tanpa harus melewati jalur eliminasi seperti petarung lain.
Keistimewaan tersebut memperkuat aura ancaman yang ia bawa ke oktagon.
Kepercayaan diri Makhachev semakin tampak ketika ia menyebut mimpinya sejak lama adalah menjadi juara di dua divisi.
“Ini adalah mimpi saya. Saya kini sangat dekat dengan mimpi saya,” ujarnya sambil menegaskan ambisinya berada di puncak dua kelas berbeda.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
