
Red Bull didenda akibat curangi McLaren. (@Max33Verstappen/X)
JawaPos.com - Persaingan antara tim Formula 1 kembali memanas di Grand Prix Amerika Serikat. Kali ini, Red Bull menjadi sorotan usai salah satu anggotanya melakukan tindakan tak sportif terhadap McLaren. Akibat ulah itu, sang tim juara dunia harus dijatuhi denda besar oleh FIA.
Dilansir dari The Guardian, Selasa (21/10), tim Red Bull Racing resmi didenda sebesar GBP 43.000 (sekitar Rp 955 juta) setelah salah satu anggotanya mencoba menghapus pita penanda (grid tape) yang dipasang oleh tim McLaren di dinding pit Sirkuit Austin, Texas.
Pita itu digunakan untuk membantu Lando Norris menentukan posisi start dengan akurat di grid sebelum balapan dimulai.
Peristiwa ini terjadi tepat sebelum start Grand Prix Amerika Serikat, di mana Lando Norris berada di posisi kedua di belakang Max Verstappen dari Red Bull. CCTV lintasan menangkap momen ketika anggota Red Bull berusaha mencabut pita itu dari pit wall McLaren.
Aksi itu disebut sebagai bentuk gamesmanship atau siasat kecil antartim, tetapi dianggap melanggar aturan keselamatan.
Menurut laporan FIA, tindakan itu terjadi setelah lap formasi dimulai yang berarti area grid sudah dinyatakan tertutup untuk aktivitas kru (steril). Masuk ke area itu disebut sebagai tindakan berbahaya sehingga memicu sanksi berupa denda besar.
Seorang perwakilan Red Bull menyebut insiden itu sebagai kesalahpahaman dan mengklaim bahwa anggota tim tidak menyadari larangan dari petugas marshal.
Insiden ini bukan kali pertama Red Bull dikabarkan berusaha mengganggu penanda grid McLaren. Karena itu, McLaren dikabarkan telah menyiapkan cara baru untuk menempatkan penanda itu di Austin agar tidak mudah diusik.
Akhirnya, balapan tetap berlangsung seperti biasa dan Verstappen berada di posisi pertama di Grand Prix Amerika Serikat. Meskipun Verstappen sendiri tidak terlibat langsung dalam tindakan itu, insiden ini tetap disorot karena tim Red Bull dianggap menormalisasi taktik curang untuk menang.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
