Janice Tjen maju ke babak utama US Open 2025 dan mengulang sejarah untuk tenis putri Indonesia. (Dok: Janice Tjen/hempfieldreccenter)
JawaPos.com - Janice Tjen enggan cepat puas usai ranking WTA pribadinya melesat hingga mendekati 100 besar dunia setelah menjadi runner-up Sao Paolo (SP) Open 2025. Petenis putri Indonesia itu ingin menjajal turnamen lebih tinggi lagi ke depannya.
Janice Tjen menyesaikan SP Open 2025 dengan hasil gemilang. Datang sebagai debutan di WTA Tour, petenis berusia 23 tahun itu tampil luar biasa dengan menyingkirkan tiga unggulan sekaligus dalam turnamen WT 250 tersebut.
Tiga unggulan tersebut antara lain adalah Leolia Jeanjean (7/Prancis), Alexandra Eala (3/Filipina), dan Francesca Jones (6/Inggris). Janice mengalahkan mereka untuk melaju ke babak final SP Open 2025.
Sayang, Janice Tjen gagal menyempurnakan debutnya setelah dikalahkan Tiantsoa Sarah Rakotomanga Rajaonah (Prancis) di final. Dia kalah straight set 3-6, 4-6 di Parque Villa Lobos, Brasil, Senin (15/9) dini hari WIB.
Janice Tjen dari Indonesia, runner-up Sao Paulo Open, menyoroti pekannya di Sao Paulo dan pelajaran yang ia petik dari waktunya di Brasil. Tjen kalah di final dari petenis muda Prancis, Tiantsoa Rakotomanga Rajaonah, 6-3, 6-4.
Janice Tjen juga bersyukur dengan prestasinya ini. Sebab, menjadi runner-up WTA 250 SP Open 2025 membuat dirinya mengalami peningkatan ranking WTA secara signifikan.
Posisi Janice melesat dari yang awalnya berada di peringkat 130 dunia, kini naik jadi 103 dunia dengan koleksi 734 poin. Ranking WTA miliknya melesat 27 tingkat dan kini hanya terpaut empat angka saja dari Mayar Sheriff (Mesir) yang menempati 100 besar dunia.
Petenis kelahiran Jakarta itu pun mengatakan bahwa dirinya ingin kembali ke rangkaian turnamen WTA Tour lain, termasuk yang lebih tinggi dan juga SP Open tahun depan.
"Turnamen ini lebih penting daripada turnamen lain yang pernah saya ikuti. Turnamen ini jelas membantu saya meningkatkan peringkat dan mendekati 100 besar, yang akan membuka pintu menuju turnamen yang lebih besar. Ini akan sangat membantu saya," tutur Janice dipetik dari Diario do Tenis.
"Saya sangat menikmati berada di sini. Turnamen ini diselenggarakan dengan sangat baik, dan semua orang sangat ramah. Akan sangat menyenangkan jika bisa kembali tahun depan," imbuh dia.
Dalam kesempatan itu, Janice juga mengatakan bahwa dia memetik banyak pelajaran positif dari SP Open 2025. Ia merasa turnamen WTA 250 ini menjadi titik penting untuk meningkatkan motivasi sekaligus memperbaiki diri ke depannya.
"Secara keseluruhan, saya pikir ini adalah pekan yang sangat baik bagi saya. Tentu saja agak sedih karena saya tidak menang hari ini," kata Janice.
"Tetapi masih banyak hal positif yang bisa saya ambil dari pengalaman ini. Saya ingin belajar dari apa yang terjadi dan terus maju," tambahnya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
