
Sean Gelael bersama tim United Autosport 95 mengangkat trofi di FIA WEC Lone Star Le Mans di Austin, Amerika Serikat. (Dok. United Autosport)
JawaPos.com-Prestasi membanggakan diraih pembalap Indonesia Sean Gelael dari ajang FIA World Endurance Championship (WEC) Lone Star Le Mans di Austin, Amerika Serikat. Bersama rekan setimnya Darren Leung dan Marino Sato di United Autosport 95, Sean sukses mengangkat trofi utama seri keenam FIA WEC 2025.
Sean Gelael dan kolega memenangkan seri keenam FIA WEC Lone Star Le Mans di Circuit of The America (COTA), Austin, Amerika Serikat, pada Minggu (7/9). Mereka sebenarnya finis kedua dalam balapan, namun mereka akhirnya berhak mendapatkan podium utama, menggusur tim AF Corse nomor 54 yang mendapatkan penalti 5 detik.
“Alhamdulillah akhirnya kami mendapatkan podium pertama musim ini dan podium utama. Terima kasih untuk rekan saya yang sudah berjuang keras dan tim yang mempersiapkan mobil dengan sangat baik,” kata Sean dalam keterangan resminya usai balapan.
Bagi Sean Gelael, kemenangan ini sebuah penantian panjang untuk mendapatkan apa yang seharusnya dia dan tim United Autosports 95 pantas meraihnya. Ini menjadi balapan enam jam yang mendebarkan bagi Sean, Marino Sato, dan Darren Leung. Sebab, nyaris sepanjang lomba hujan terus mengguyur dan bahkan race sempat dihentikan.
Balapan yang digelar pada Minggu (7/9) atau Senin dini hari WIB itu mesti dipandu Safety Car (SC). Hujan yang tak berhenti membuat SC berada di trek selama hampir satu jam sebelum akhirnya Race Director WEC, Eduardo Freitas memutuskan untuk menghentikan sementara (red flag).
Menariknya, Darren yang menjadi pebalap pertama United Autosports dan start dari P3 malah ada di P1 saat red flag. Situasi ini terjadi karena dua pembalap di depannya memilih masuk pit selama SC ada di trek.
Kondisi itu membantu Sean dan Marino. Sean yang jadi pembalap kedua, berhasil mempertahankan posisi lomba di tiga besar di sepanjang dia menyetir, kecuali pada momen di mana ada pebalap yang memiliki strategi berbeda ada di depannya.
Marino pun melanjutkannya sebagai pembalap terakhir. Dia sempat turun hingga ke posisi enam, tapi berhasil bangkit dan membawa Tim United Autosport 95 finish di posisi kedua dan naik podium.
Bagi Sean, kemenangan bersama tim United Autosports 95 adalah yang kelima di WEC atau kedua di kelas LMGT3. Pada 2022 dia menang tiga kali di Spa-Francorchamps (Belgia), Fuji (Jepang), dan Bahrain di kelas LMP2. Lalu pada 2024 di kelas LMGT3 Brand Ambassador Pertamax Turbo ini menang di Imola.
“Semua punya peran besar untuk kemenangan ini. Darren di awal sangat bagus, dia memastikan mobil aman di P1," ucap Sean yang merupakan Brand Ambassador Pertamax Turbo.
"Marino melakukan apa pun yang dia bisa di tengah kondisi sulit dan membawa mobil hingga finis. Ini adalah bukti dari hasil kerja kami selama ini, seberapa berat pun pekerjaan itu,” ujar Sean lagi.
Selanjutnya putaran ketujuh FIA WEC 2025 akan digelar di Fuji, Jepang, kandang Marino Sato. Setelah akhirnya bisa menang, Sato tentu ingin mengulanginya di depan publik sendiri pada 27 September 2025.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
