
Anthony Ginting dalam sesi latihan menjelang Kejuaraan Dunia 2025 di Paris. (Dok: PBSI)
JawaPos.com - Pebulu tangkis Anthony Ginting mengaku puas dan senang dengan penampilannya di Kejuaraan Dunia 2025, meski langsung tersisih di babak pertama. Kini pemilik medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 ingin menguji dirinya lagi agar bisa konsisten kembali ke performa terbaik di tiap turnamen.
Anthony Ginting mendapatkan hasil jauh dari kata maksimal saat bertarung di Kejuaraan Dunia 2025. Menghadapi wakil tuan rumah Toma Junior Popov, pebulu tangkis tunggal putra itu langsung tersisih.
Meski begitu, Ginting nyatanya tak begitu kecewa. Suami dari Mitzi Abigail Purnama itu mengaku cukup senang dengan penampilannya.
"Ya pasti pertama-tama puji Tuhan bisa bermain baik sih di sana meskipun mungkin hasilnya juga menurut saya pribadi belum happy juga. Tapi saya happy sama performanya sih, itu dulu," kata Ginting ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (3/9).
"Karena dari awal kan fokus saya dan pastinya juga pelatih juga buat balikin performa dan feel pertandingan juga ya kemarin tentu pasti ada evaluasi juga sama pelatih kayak gimana, terutama mungkin lebih di cara main dan pegang poin sih," tambahnya.
Performa Ginting di Kejuaraan Dunia 2025 memang jauh lebih baik ketimbang di dua turnamen sebelumnya di Japan Open 2025 dan China Open 2025. Dia mampu memaksa Toma Junior Popov bermain rubber ketat dengan 18-21, 21-19, 23-25.
Ginting merasa permainannya pekan lalu perlahan mulai kembali ke performa terbaik, baik dari sisi teknis maupun non teknis.
"Waktu di Jepang dan Tiongkok itu kan saya kayak masih nyari-nyari gitu. Jadi buat ngatur ritme pola permainan segala macem itu kayak putus-putus lah gitu. Jadi kalau kemarin sih udah lumayan oke sih," ucapnya.
"Maksudnya kalau saya pribadi bilang udah bisa tau ngaturnya gimana, ritme pola permainan kayak gimana sih gitu. Jadi so far sama cara main dan performanya sih cukup puas," tambah dia.
Di satu sisi, Ginting tak menampik masih ada kekurangan dalam performanya. Karena itu dirinya sadar masih harus menguji kemampuannya sendiri untuk turnamen ke depan agar bisa terus konsisten.
"Ya jujur sih masih ada, maksudnya belum yang balik pun bukan belum yang totally 100 persen balik banget gitu. Cuma kalau melihat progresnya dari Jepang dan Tiongkok sampai kemarin, ada peningkatan kalau saya pribadi dari performanya dan cara main semuanya lah," kata pemain binaan PB SGS PLN Bandung ini.
"Cuma memang harus diuji lagi ke turnamen-turnamen berikutnya kan, apakah konsisten, apakah sesuai sama apa yang udah disiapin di Jakarta segala macem. Tapi at least saya udah ada apa ya, feel dan gambarannya harus kayak gimana, perasaannya, pikirannya," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Fulham vs AFC Wimbledon di EFL Cup 2026/2027: Misi Bangkit The Cottagers
Tak Terbukti Terima Uang dan Perkaya Diri Sendiri, Eks Kabaranahan Kemhan Tetap Dihukum 2,5 Tahun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete di Kualifikasi Liga Europa 2026/2027: Kans Lolos O Ómilos!
