Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Agustus 2025 | 00.41 WIB

Rionny Mainaky Blak-blakan Bahas Nasib Rinov/Pitha, Masa Depan Duet Juara Dunia Junior Ditentukan di Kejuaraan Dunia 2025

Rinov/Pitha tampil sebagai partai penutup dan berhasil membantu Tim Indonesia menang 5-0 atas Inggris pada laga pembuka Piala Sudirman 2025. (Dok: PBSI) - Image

Rinov/Pitha tampil sebagai partai penutup dan berhasil membantu Tim Indonesia menang 5-0 atas Inggris pada laga pembuka Piala Sudirman 2025. (Dok: PBSI)

JawaPos.com-Pelatih ganda campuran utama Pelatnas PBSI Rionny Mainaky buka-bukaan mengenai nasib salah satu anak asuhnya, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari. Masa depan duet juara dunia junior 2017 itu akan diputuskan setelah Kejuaraan Dunia 2025.

Rinov/Pitha sudah lama menjadi salah satu andalan Indonesia dari sektor ganda campuran. Sejak mencuri perhatian di level junior delapan tahun silam, mereka diharapkan dapat jadi tumpuan Merah Putih.

Namun, performa Rinov/Pitha tak kunjung konsisten dan menembus level elite. Pencapaian terbaiknya hanya menempati nomor 9 dunia pada akhir 2022. Gelar yang pernah diraih pun masih sebatas BWF World Tour Super 300 di Spain Masters edisi 2023 dan 2024.

Saat ini, Rinov/Pitha menempati posisi ke-35 dunia. Mereka masih dapat berlaga di turnamen elite BWF World Tour, meski hasilnya kerap tersisih di babak-babak awal. Rinov/Pitha pun masih dapat undangan dan kesempatan untuk berlaga di Kejuaraan Dunia 2025.

Rionny Mainaky selaku pelatih kepala ganda campuran utama Pelatnas PBSI, secara tak langsung mengatakan bahwa Kejuaraan Dunia 2025 jadi penentuan nasib Rinov/Pitha. Dia membebankan duet pemilik perunggu SEA Games 2019 dan 2021 itu target lolos semifinal bila ingin tetap bersama.

“Sejak dia (Rinov Rivaldy) rest, lalu bilang mentok, saya sudah tak banyak komentar. Saya cuma tanya, kamu masih mau tidak? Mau, ya sudah kamu target kejuaraan dunia hasil harus bagus. Kalau bagus berarti otomatis semifinal ke atas, medali,” kata Rionny di Pelatnas PBSI Cipayung, Rabu (6/8).

Rionny menjelaskan, akan melakukan diskusi dengan Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) untuk membahas nasib Rinov/Pitha usai Kejuaraan Dunia 2025. Jika hasilnya minor dan tak sesuai harapan, dia tidak menutup kemungkinan akan merekomendasikan perombakan, bahkan mungkin degradasi.

"Saya dan Binpres setelah hasil Kejuaraan Dunia kita harus bicara lagi bagaimana tentang anak ini. Kita lihat bagaimana, pasti dia (Binpres) tanya sebagai pelatih dengan statment-statment itu pasti keluar, seperti rombak (dan sebagainya),” ungkap anggota klan Mainaky ini.

"Pasti normalnya seperti itu kan (pelatih yang putuskan) kalau memang hasil dan ke depan kita lebih tahu. Kami usulkan ke Binpres seperti ini, dan dia pasti beri arahan,” tambah Rionny.

Kejuaraan Dunia 2025 rencananya akan digelar di Paris, Prancis pada 25-31 Agustus 2025. Indonesia mengirim 11 wakil terbaiknya untuk memperebutkan gelar juara dunia. Selain Rinov/Pitha, ganda campuran diwakili duet muda yang tengah mencuri perhatian, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore