Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Agustus 2025 | 19.59 WIB

KONI Terancam Tak Dapat Anggaran dari APBN dan APBD, Legenda Tinju Chris John Usulkan Evaluasi Permenpora 14 Tahun 2024

Legenda tinju Indonesia Chris John menanggapi hadirnya Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) Nomor 14 Tahun 2014. (ANTARA) - Image

Legenda tinju Indonesia Chris John menanggapi hadirnya Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) Nomor 14 Tahun 2014. (ANTARA)

JawaPos.com - Legenda tinju Indonesia Chris John menanggapi hadirnya Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) Nomor 14 Tahun 2014 yang menuai sorotan dari berbagai kalangan komunitas olah raga di Tanah Air.

"Kalau memang nggak ada solusi lain soal (kontroversi regulasi) ini, saya sarankan untuk mengevaluasi kembali Permenpora (Nomor 14 Tahun 2024)," kata Chris John dalam keterangan tertulis Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat yang dikutip di Jakarta, Senin.

Regulasi tersebut memuat ketentuan diantaranya melarang KONI beserta tenaga keolahragaan baik di tingkat pusat maupun daerah untuk menerima dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Di sisi lain, regulasi mengenai pengelolaan anggaran di tingkat daerah telah diatur secara khusus oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Hadirnya regulasi dari Kemenpora itu dinilai membatasi ruang gerak KONI sebagai wadah dari para pelaku olah raga nasional bahkan merugikan para atlet. Dukungan tenaga olahraga seperti pelatih, dokter, dan sebagainya yang difasilitasi oleh KONI juga terancam dengan adanya regulasi Permenpora tersebut.

Chris John mengatakan, dirinya telah merasakan dukungan dari KONI saat menjadi atlet daerah termasuk saat difasilitasi untuk bertanding pada Pekan Olahraga Nasional (PON). "Terasa sekali peran besar mereka (KONI), sehingga saya harapkan para atlet juga merasakan dukungan yang sama," katanya.

Mantan juara dunia kelas bulu (57,1 kg) World Boxing Association (WBA) itu mengatakan, KONI bukan sekadar lembaga administratif, melainkan rumah kedua bagi para atlet Indonesia. KONI, kata dia, sangat dibutuhkan para atlet sebagai rumah kedua. Bukan hanya untuk mendukung latihan atlet namun juga untuk menyampaikan berbagai aspirasi.​​​​​

"(KONI merupakan) Tempat kami berkeluh kesah dan bertumbuh," katanya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore