Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 Agustus 2025 | 17.57 WIB

Megawati Hangestri Cs Dihajar Vietnam, Timnas Voli Putri Indonesia Bisa Jadi Juru Kunci Lagi di SEA V League 2025

Megawati Hangestri bersama Timnas Voli Putri Indonesia saat melawan Vietnam di SEA V League 2025 Leg 1. (Dok: Thailand Volleyball Association)

 

JawaPos.com - Timnas Voli Putri Indonesia mengawali perjuangan di SEA V League 2025 Leg 1 dengan dihajar Vietnam dengan skor 0-3 (11-25, 11-25, 22-25). Hasil ini membuat ancaman juru kunci langsung membayangi Megawati Hangestri Pertiwi dan kolega.

Para srikandi Merah Putih tak mampu berbuat banyak dalam pertandingan yang berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand, Jumat (1/8) sore. Pertahanan Timnas Voli Putri Indonesia cukup lemah sehingga sulit untuk membangun serangan.

“Pertahanan kita tidak bagus sehingga sulit membangun serangan, sementara blok Vietnam rapat dan pertahanan mereka juga bagus,” ujar Luciana Taroreh, manajer timnas voli putri Indonesia, yang pernah meraih medali emas SEA Games 1985.

Vietnam bermain solid dan konsisten. Kami memberikan apresiasi atas performa mereka. Bagi tim kami, hasil ini tentu belum sesuai harapan, tetapi menjadi bagian penting dari proses pembelajaran dan evaluasi ke depan,” tambahnya.

Setelah menghadapi Vietnam, Timnas Voli Putri Indonesia memiliki dua laga sisa di leg 1 SEA V League 2025. Indonesia masih akan melawan Thailand pada Sabtu (2/8), dan Filipina pada Minggu (3/8).

Timnas Voli Putri Indonesia wajib mengusung misi kebangkitan di dua laga sisa. Termasuk lawan Thailand yang saat ini ada di peringkat 20 dunia. Sementara Filipina juga tak mudah karena pada AVC Nations Cup 2025, mereka menjadi runner-up usai kalah dari Vietnam. Timnas Voli Putri Indonesia sendiri finish di posisi kelima pada dua bulan silam.

Seandainya Timnas Voli Putri Indonesia menelan kekalahan dari Thailand dan Filipina, maka juru kunci dipastikan jadi tempat yang akan mereka huni. Posisi ini tidak asing karena srikandi Merah Putih pernah merasakannya.

Pada SEA V League 2024, baik leg satu maupun leg dua Timnas Voli Putri Indonesia selalu jadi juru kunci. Mereka tak pernah bisa meraih posisi yang berada di atas Thailand, Vietnam, dan Filipina.

Luciana Taroreh pun dengan tegas menyatakan bahwa Timnas Voli Putri Indonesia siap bangkit. Kekalahan dari Vietnam akan menjadi bahan evaluasi secara teknis maupun mental.

“Kami percaya pada kerja keras para pemain dan tim pelatih. Kekalahan ini menjadi pelajaran penting yang akan kami evaluasi secara menyeluruh,” ungkapnya.

“Kami tetap percaya pada potensi tim ini. Fokus kami sekarang adalah bangkit, memperbaiki diri, dan tampil lebih siap di pertandingan berikutnya. Kami mohon dukungan masyarakat Indonesia agar tim ini bisa terus berkembang dan memberikan hasil yang membanggakan,” tutup Luciana.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore