Pemain SMKN 2 Surabaya M. Izzat Wildan dinobatkan jadi pemain terbaik di wondr Futsal Series Surabaya 2025. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com — Penampilan luar biasa dari M. Izzat Wildan membawa namanya melambung tinggi usai dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Wondr Futsal Series Surabaya 2025. Pemain andalan dari SMKN 2 Surabaya itu menjadi sorotan utama dalam turnamen futsal bergengsi yang diikuti puluhan tim SMA/SMK se-Surabaya.
Turnamen yang digelar di Jawa Pos Arena, Surabaya pada Jumat, 1 Agustus 2025 itu berlangsung sengit dan penuh antusiasme.
Suasana semakin meriah dengan kehadiran puluhan ribu penonton yang menyaksikan langsung maupun melalui Live Streaming.
Wondr Futsal Series Surabaya 2025 diikuti oleh 24 sekolah dari berbagai penjuru kota Surabaya. Setiap pertandingan menyuguhkan atmosfer kompetisi tinggi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kerja sama tim.
Partai final mempertemukan dua kekuatan besar futsal pelajar Surabaya, yakni SMAN 8 Surabaya dan SMKN 2 Surabaya. Laga penentuan juara itu berlangsung menegangkan sejak menit awal hingga peluit panjang berbunyi.
Setelah duel ketat dan adu strategi, tim futsal dari SMKN 2 Surabaya berhasil keluar sebagai juara.
Kemenangan ini memastikan mereka menjadi wakil Surabaya dalam ajang Wondr Futsal Series Grand National Championship 2025 di Jakarta.
Ketika sekolahnya jadi juara, nama M. Izzat Wildan justru mencuri perhatian juri dan publik futsal Surabaya. Penampilannya selama turnamen dinilai konsisten, visioner, dan menjadi roh permainan SMKN 2 di setiap laga.
Keputusan juri menobatkan Wildan sebagai pemain terbaik bukan tanpa alasan. Ia mencetak sejumlah gol krusial, menjadi motor serangan tim, dan tampil impresif dalam setiap pertandingan yang dijalani SMKN 2.
Saat ditemui usai laga final, Wildan mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterimanya. Menurutnya, kunci keberhasilannya bukan semata bakat atau kemampuan individu.
“Alhamdulillah, bersyukur. Kita latihan setiap hari tanpa henti untuk membanggakan SMKN 2,” ujar Wildan kepada JawaPos.com, Jumat (1/8/2025).
Pemain bernomor punggung 10 itu juga menyebut peran doa orang tua menjadi faktor penting yang membawanya hingga titik ini. “Menurut saya sih bukan saya yang hebat, tapi doa orang tua yang hebat,” lanjutnya dengan senyum.
Wildan juga menyatakan timnya tak akan berhenti berlatih meski sudah melewati turnamen tingkat kota. Ia bahkan memastikan SMKN 2 akan siap tempur di ajang nasional nanti.
“Kalau ke Jakarta kan pasti kita akan ketemu lawan-lawan yang lebih berat,” katanya. “Kita juga butuh persiapan dan latihan yang lebih matang.”

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
