Pembalap asal Australia, Carter Bettles, tampil gemilang dengan menjuarai etape ketiga Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) 2025, Rabu (30/7/2025).
JawaPos.com - Carter Bettles tersenyum bahagia setelah memenangi etape 3 Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) 2025 kemarin (30/7). Sebab, rider tim Roojai Insurance itu mampu mewujudkan apa yang dia bayangkan selama beberapa bulan terakhir.
“Saya telah melihat etape ini selama beberapa bulan, berpikir bahwa itu cocok untuk rider seperti saya,” kata Bettles. “Bahkan, tadi malam, sepanjang malam, saya memikirkan etape ini. Saya sangat lelah, tetapi juga sangat senang, saya sangat bahagia,” tutur pembalap asal Australia itu.
Meski bertipikal pembalap all-round, Bettles punya kekuatan khusus di tanjakan. Oleh karena itu, dia bisa menjaga waktu saat melewati rute relatif datar dan diwarnai hujan dari Glenmore menuju Rogojampi sepanjang 95 km. Pembalap 26 tahun itu, kemudian mengambil momentum merangsek kedepan saat memasuki tanjakan menuju Pakel sepanjang 14 km.
Saat turun dari tanjakan, Bettles bersaing dengan 18 pembalap lain. Namun, menyisakan 4 km jelang finis di Kantor Bupati Banyuwangi, hanya tersisa Bettles, Nicolo Pettiti (Swatt Club) dan Lucas De Rossi (China Anta) yang saling menyerang. Bettles, dengan catatan waktu 3 jam 13 menit 7 detik, finis sepersekian detik lebih cepat dari Pettiti dan De Rossi.
“Ini hari luar biasa, dimulai dengan hujan lebat, kami hampir tidak bisa melihat apa-apa, dan itu sebenarnya juga sangat cocok dengan saya. Kami juga mendaki tanjakan besar itu, yang bagus untuk saya,” kata Bettles. “Dan kemudian di turunan, saya hanya perlu menggunakan kekuatan saya untuk menjauh dan memenangkan etape.”
Hasil itu membuat Bettles naik dari posisi 8 menuju 6 General Classification (GC). Sementara, posisi puncak alias pemegang Ijen Sulfur Jersey (Yellow Jersey) masih ditempati pembalap Belanda Jeroen Meijers (Victoria Sports Pro Cycling). Kemarin, Meijers masih bersaing dengan finis ketujuh, terpaut hanya tiga detik dari Bettles.
Sedangkan, predikat sebagai pembalap Indonesia terbaik (Banyuwangi Reborn Jersey) masih jadi milik Muhammad Syelhan (ASC Monster Indonesia). Sempat terjatuh karena kondisi jalan yang licin, pembalap 20 tahun itu kemarin masih bisa finis di posisi 18. Sama seperti Meijers, dia juga hanya terpaut tiga detik dari Bettles.
Individual General Classification (GC) (Ijen Sulfur Jersey)
1. Jeroen Meijers (Victoria Sports Pro Cycling) 9 jam 37 menit 54 detik
2. Benjami Prades Reverte (VC Fukuoka) + 14 detik
Best Climbers Classification (Polkadot Jersey)

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
