
DRX Dukung FORNAS VIII 2025.
JawaPos.com - DRX, platform sport-tech berbasis Web3 sudah begitu familier di kalangan pecinta sepak bola. Sebab, di musim lalu, terdapat enam klub sepak bola yang didukung. Diantaranya Dewa United, PSM Makassar, PSIS Semarang, Madura United, Persik Kediri, dan PS Sleman.
Kini, DRX terus merambat ke industri olahraga dengan menjadi sponsor utama Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII yang digelar di Nusa Tenggara Barat pada 26 Juli sampai 1 Agustus 2025. Kolaborasi DRX bersama Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) ini mempertemukan kekuatan teknologi digital dengan semangat olahraga rekreasi yang inklusif dan partisipatif.
“FORNAS bagi kami bukan sekadar event, tapi gerakan masyarakat yang selaras dengan misi DRX: memberdayakan lewat olahraga dan teknologi,” ujar Kash Topan, Founder sekaligus CMO DRX di Kantor NOC Indonesia, Kamis (10/7).
Melalui aplikasi DRX SportNet, partisipan FORNAS akan menikmati fitur live streaming, konten on-demand, digital collectibles, voting atlet favorit, hingga sistem reward berbasis performa. DRX ingin memperluas pengalaman olahraga dari lapangan ke ruang digital dan menjadikannya lebih imersif, sosial, dan berkelanjutan.
“Setelah lomba selesai, semangat itu tidak mati. Komunitas tetap terhubung secara digital, mendapatkan memorabilia, hingga ikut menentukan arah olahraga lewat sistem partisipatif kami,” lanjut Kash.
Kehadiran DRX di FORNAS juga menjadi upaya memperkenalkan teknologi Web3 secara inklusif kepada masyarakat luas, membuktikan bahwa transformasi digital dapat diakses oleh siapa pun.
Kerja sama ini diharapkan berlanjut ke dukungan komunitas, pencarian bakat, hingga pengembangan program olahraga rekreasi berbasis teknologi di masa depan.
Hal ini sejalan dengan semangat ‘Kalah Menang Semua Senang’, tema FORNAS VIII yang menekankan pentingnya kebersamaan, kesehatan, dan kegembiraan dalam berolahraga.
“Ini bukan sprint, ini maraton. DRX ingin jadi bagian dari gerakan membangun ekosistem olahraga yang lebih kuat, modern, dan merakyat. Teknologi bukan pengganti olahraga, melainkan akseleratornya,” tutup Kash.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
