
Pembalap Mercedes George Russell dan Kini Antonelli. (Instagram @mercedesmgf1)
JawaPos.com – Toto Wolff mengakui bahwa strategi Mercedes dalam Grand Prix Inggris berujung bencana.
Kepala tim Mercedes tersebut menyebut bahwa keputusan yang diambil selama balapan sangat keliru dan menyebabkan performa tim menurun drastis di Sirkuit Silverstone.
Dilansir dari laman Crash pada Selasa (8/7), Salah satu kesalahan terbesar terjadi saat George Russell memutuskan beralih ke ban licin pada putaran formasi.
Keputusan itu terbukti tidak tepat dan menempatkan Russell serta rekan setimnya Kimi Antonelli dalam kondisi lintasan yang salah. Russell akhirnya hanya mampu finis di posisi ke-10 dan meraih satu poin.
Menurut Wolff, keputusan awal yang diambil oleh pembalap maupun tim dari pitwall sangatlah salah.
Wolff menyoroti bahwa strategi tersebut menjadi pemicu beruntun bagi keputusan-keputusan lain yang keliru, termasuk dalam menangani Antonelli yang akhirnya harus mundur dari balapan.
Kimi Antonelli mengalami nasib lebih buruk setelah ditabrak dari belakang oleh Isack Hadjar dari Racing Bulls.
Wolff menjelaskan bahwa insiden tersebut dipicu oleh jarak pandang yang sangat minim di lintasan, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. Antonelli harus pensiun dari balapan karena kerusakan pada mobilnya.
Wolff menyebut bahwa Mercedes kehilangan sekitar 40 poin downforce karena kerusakan pada diffuser mobil Antonelli.
Menurutnya, itu adalah kerusakan besar yang membuat tim tidak punya pilihan selain menghentikan balapan demi keselamatan dan integritas kendaraan.
Wolff juga mengkritisi komunikasi antara pembalap dan tim yang menurutnya sangat buruk sepanjang balapan.
Wolff menilai bahwa keputusan-keputusan yang diambil bukanlah bentuk keberanian strategi seperti yang biasa dilakukan Mercedes, melainkan kesalahan penilaian total terhadap situasi balapan.
Menanggapi pertanyaan tentang apakah Mercedes perlu lebih berhati-hati ke depan, Wolff menegaskan bahwa keberanian strategi tetap dibutuhkan.
Namun, ia mengakui bahwa keputusan dalam GP Inggris sepenuhnya keliru dan memberikan citra buruk bagi tim secara keseluruhan.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
