Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 Juli 2025 | 20.33 WIB

IIO jadi Momentum untuk Menaikkan Prestasi dan Citra Biliar di Indonesia

Predator PBC Indonesia International Open (IIO) 2025, turnamen biliar internasional dilaksanakan pada 12 hingga 18 Juli 2025. (Rizky Ahmad Fauzi/Jawa Pos) - Image

Predator PBC Indonesia International Open (IIO) 2025, turnamen biliar internasional dilaksanakan pada 12 hingga 18 Juli 2025. (Rizky Ahmad Fauzi/Jawa Pos)

JawaPos.com-Predator dan Pro Billiard Center (PBC) mengumumkan gelaran Predator PBC Indonesia International Open (IIO) 2025. Turnamen biliar tingkat internasional itu dilaksanakan 12 hingga 18 Juli 2025 di Pro Billiard Center, iNews Tower, Jakarta Pusat.

Tahun ini menjadi penyelenggaraan kedua turnamen ini. Hadiah yang ditawarkan pun jauh lebih besar, yaitu USD $235.000, dengan jumlah kategori yang bertambah dari sebelumnya.

Acara ini akan menyuguhkan persaingan ketat dalam tiga kategori utama. Men’s 10 Ball Open, Women’s 10 Ball Open, dan Mixed Doubles 10 Ball Open.

Tahun ini juga menghadirkan bintang-bintang dunia yang akan berlaga di Jakarta. Termasuk Alexander Kazakis (Yunani) peringkat 1 WPA saat ini, diikuti pesaing ketatnya Denis Grabe (Estonia) yang menempel di peringkat ke 2 WPA salah satu pemain top Eropa. Dari Asia, Wu Kun Lin (Taiwan) peringkat 5 di WPA dan Peringkat 1 di Asia.

Tak hanya diwarnai kehadiran para atlet dunia, turnamen ini juga akan diramaikan para atlet biliar nasional terbaik Tanah Air. Di antaranya Silviana Lu, atlet putri peringkat pertama nasional yang siap menunjukkan tajinya di hadapan publik internasional.

Selain itu, Jeffry Zen, atlet putra peringkat pertama nasional yang akan menjadi salah satu tumpuan harapan Indonesia dalam ajang prestisius ini.

Ketua Umum PB POBSI Hary Tanoesoedibjo mengatakan, kehadiran ajang ini mencerminkan komitmen organisasi dalam menjadi satu-satunya wadah resmi bagi atlet, pelatih, maupun pihak terkait lain, untuk membentuk karakter.

"Selain itu, untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan prestasi serta citra olahraga biliar Indonesia," kata dia.

Menurut Hary Tanoesoedibjo, salah satu tujuan utama dari turnamen internasional ini adalah merangsang partisipasi atlet-atlet muda. Hal itu agar mereka memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuan, mendapatkan pengalaman berharga di level dunia, dan mempersiapkan diri menjadi atlet berkelas internasional di masa depan.

"Saya percaya diri ya, atlet kita bisa berprestasi di IIO 2025. Saya punya kepercayaan diri cukup tinggi, karena belakangan ini atlet kita cukup baik, karena mungkin sering ikut kompetisi," ujar Hary Tanoesoedibjo.

Dia menambahkan, kompetisi itu penting untuk melatih mental. Sebab, meskipun hebat, tapi begitu menghadapi kompetisi kerap kali bisa grogi.

"Biliar itu kalau grogi bisa salah semua. Saya yakin atlet kita, mudah-mudahan, bisa ikut ambil bagian memenangkan kompetisi," ucap Hary Tanoesoedibjo.

Sementara itu, CEO Pro Billiard Center (PBC) Kevin Sanjaya Sukamuljo mengaku dunia yang dijalani ini sangat berbeda ketimbang sebelumnya menjadi atlet.

"Ya waktu saya jadi atlet, semua kita gak urusin, semua terima beres. Sedangkan kalau bisnis, kita harus fokus setiap detail dan aspeknya," ucap Kevin.

Nah, terkait cabang biliar, eks rekan duet Marcus Fernaldi Gideon itu menilai pada dasarnya karena suka bidang olahraga.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore