
Max Verstappen. (Instagram @maxverstappen1)
JawaPos.com – Max Verstappen kembali mengungkapkan ketidakpuasan terhadap performa mobil Red Bull setelah sesi latihan Jumat pada Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone.
Juara dunia bertahan itu menyebut hari tersebut sebagai “hari yang buruk”, menunjukkan keprihatinan atas keseimbangan mobil dan kesulitan saat melintasi tikungan di kondisi berangin.
Dilansir dari laman Motorsport pada Sabtu (5/7), Verstappen hanya menempati posisi ke-10 dalam sesi latihan pertama (FP1) dan meningkat sedikit ke posisi kelima pada FP2.
Verstappen menegaskan bahwa mobil Red Bull tampak sensitif terhadap angin, meskipun faktor cuaca berlaku sama bagi semua pembalap. Ia mengakui bahwa performa tim secara keseluruhan belum memuaskan dan masih tertinggal dari McLaren.
Performa Red Bull yang tidak stabil ini semakin memunculkan rumor bahwa Verstappen dapat meninggalkan tim dan bergabung dengan Mercedes pada musim 2026.
Meskipun kontraknya bersama Red Bull masih berlangsung, spekulasi tersebut terus beredar luas di media dan paddock Formula 1.
Bos tim Red Bull, Christian Horner, menanggapi spekulasi tersebut dengan menyatakan bahwa ia merasa “nyaman” dengan situasi saat ini.
Namun, ia juga tidak memberikan jaminan penuh bahwa Verstappen akan tetap bersama tim pada musim 2026. Horner mengatakan bahwa timnya berfokus pada pengembangan untuk menghadapi masa depan.
Horner menyebut Red Bull sedang mempersiapkan berbagai “alat” baru, termasuk pembangunan terowongan angin baru yang diharapkan selesai dalam 12 bulan ke depan.
Horner juga turut menambahkan bahwa timnya sedang memperkuat struktur internal untuk tetap kompetitif di masa mendatang.
Di sisi lain Horner juga mengakui adanya masalah keseimbangan mobil di Silverstone, termasuk understeer yang signifikan, khususnya di Tikungan 6 dan 7 yang sangat dipengaruhi angin.
Menurutnya, sebagian besar waktu tercepat di sesi latihan justru hilang di sektor ini, dan pihaknya akan bekerja keras menyempurnakan pengaturan mobil sepanjang malam.
Situasi ini menjadikan Grand Prix Inggris sebagai titik evaluasi penting bagi Red Bull. Dengan dominasi McLaren yang kini mengungguli, serta ketidakpastian masa depan Verstappen, tekanan semakin meningkat untuk memastikan Red Bull tetap menjadi kekuatan utama di Formula 1 hingga musim-musim mendatang.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
