Aryna Sabalenka melaju ke babak perempat final US Open 2023. Keberhasilan itu sekaligus menobatkan dirinya sebagai petenis peringkat 1 WTA. (Antara)
JawaPos.com - Unggulan teratas Aryna Sabalenka bangkit dari ketertinggalan 2-4 pada set pertama untuk mencapai semifinal ketujuhnya musim ini dengan mengalahkan unggulan delapan Zheng Qinwen dengan 7-6(3), 6-3 di perempat final Roland Garros, Selasa waktu setempat, dikutip dari ANTARA.
Hingga bulan lalu, Sabalenka menguasai persaingannya dengan Zheng, memenangi enam pertemuan pertama mereka dengan hanya kehilangan satu set, di final Wuhan tahun lalu.
Namun dalam pertemuan pertama mereka di lapangan tanah liat di perempat final Roma, Zheng menang telak, menorehkan kemenangan pertamanya dalam head to head tersebut dengan 6-4, 6-3.
"Saya harus mengatakan bahwa saya sangat kelelahan di Roma. Sejujurnya, saya terus-menerus bermain di turnamen itu sambil berpikir bahwa saya seharusnya tidak bermain dan saya butuh sedikit istirahat sebelum Roland Garros," ujar Sabalenka, dikutip dari WTA, Rabu.
"Saya sebenarnya senang saya kalah dalam pertandingan itu, karena saya butuh sedikit istirahat sebelum Roland Garros."
"Hari ini saya lebih segar. Saya siap bertarung, saya siap bertarung, saya siap mengerahkan segalanya di lapangan untuk meraih kemenangan ini," ujar petenis berusia 27 tahun itu.
Petenis nomor satu dunia itu tampil lebih tajam untuk kembali menang melawan Zheng -- kemenangan Top 10 pertama dalam kariernya di Roland Garros.
Petenis China itu unggul sejak awal, tetapi menyia-nyiakan kesempatannya untuk memperlebar keunggulannya.
Didukung oleh kemenangannya di Roma, Zheng bermain dengan bebas dengan strategi memperpendek poin dan mengambil kendali dari baseline. Ia mematahkan servis Sabalenka di gim ketiga berkat drop-volley dan sepasang pukulan forehand.
Drop shot Sabalenka tidak berjalan dengan baik. Semua usahanya di set pertama mendarat lebih dekat ke garis servis daripada net.
Pada kedudukan 4-2, 30-15, Zheng melakukan kesalahan ganda berturut-turut, membuka peluang bagi juara tiga kali turnamen major Sabalenka untuk bangkit kembali di set tersebut.
Sejak saat itu, keunggulan Zheng menghilang, dan peraih medali emas Olimpiade itu kembali ke posisi mengejar dari belakang.
"Saya pikir di set pertama saya membuat banyak kesalahan mudah. Saya memberinya kesempatan dengan mudah. Tentu saja, saya pikir sebagian besar saya kalah dalam pertandingan tersebut," ujar Zheng.
"Saya pikir sebagian besar itu karena saya sudah melakukan kesalahan ganda di set pertama ketika saya memimpin dengan servis saya. Tapi itu tenis. Tidak ada lagi yang bisa saya lakukan."

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
