Apriyani/Febi akan hadapi unggulan pertama wakil Tiongkok di semifinal Malaysia Masters 2025. (@badminton.ina)
JawaPos.com - Turnamen Malaysia Masters 2025 memasuki babak semifinal, Sabtu (24/5), dan Indonesia tinggal menyisakan satu wakil yang masih bertahan yakni pasangan ganda putri Apriyani Rahayu/Febi Setianingrum.
Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Apri/Febi akan menghadapi tantangan berat melawan unggulan pertama sekaligus ganda putri peringkat satu dunia asal Tiongkok, Liu Sheng Shu/Tan Ning, dalam pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Lapangan 2 pukul 16.00 WIB. Laga tersebut bisa disaksikan secara langsung melalui TVRI dan live streaming di Vidio.
Meski baru dipasangkan pada awal Mei ini, tepatnya sejak turnamen Taipei Open 2025, Apriyani/Febi langsung mencuri perhatian di turnamen berlevel BWF World Tour Super 500. Mereka menciptakan kejutan besar dengan melaju ke semifinal setelah menyingkirkan pasangan unggulan ke-8 asal Taiwan, Hsu Yin Hui/Lin Jhih Yun, lewat pertarungan tiga gim: 18-21, 21-16, dan 21-9.
Kemenangan tersebut bukan hanya menjadi bukti potensi pasangan anyar ini, tapi juga hasil dari komunikasi dan kekompakan yang terus mereka bangun. Apriyani menegaskan pentingnya kepercayaan satu sama lain serta dukungan dari tim pelatih.
"Kami masih proses menyatu. Chemistry itu harus dibangun tiap hari, bukan hanya saat tanding, tapi juga di luar lapangan," ujar Apriyani.
Meski sudah menembus semifinal, Apriyani dan Febi sama sekali tak ingin cepat berpuas diri. Mereka sadar tantangan sesungguhnya justru datang di babak empat besar menghadapi lawan kelas dunia.
"Bersyukur bisa sampai semifinal, tapi belum selesai. Kami mau fokus lagi, pulihkan pikiran, hati, dan tetap main dengan enjoy," ucap Apriyani.
Senada dengan itu, Febi menyebut keberhasilan ini sebagai motivasi untuk tampil lebih maksimal di semifinal nanti.
Sayangnya, perjuangan para wakil Indonesia lainnya di turnamen ini harus terhenti di babak perempat final. Di sektor ganda putri, pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi serta Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti tersingkir lebih awal. Siti Fadia bahkan tampil dua kali di dua sektor, namun juga gagal melaju di ganda campuran bersama Dejan Ferdinansyah.
Sementara itu, Putri Kusuma Wardani yang turun di sektor tunggal putri, takluk dua gim langsung dari wakil Tiongkok, Han Yue, dengan skor 12-21 dan 13-21.
Kini, harapan Merah Putih tertuju sepenuhnya pada Apriyani/Febi. Meski belum lama berduet, kekompakan dan semangat pantang menyerah yang mereka tunjukkan jadi sinyal positif untuk masa depan ganda putri Indonesia.
Melawan pasangan nomor satu dunia memang tak mudah, namun Apri dan Febi sudah membuktikan bahwa dengan keberanian dan kerja sama, kejutan bisa kembali terjadi.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
