
Bagas/Fikri harus menyerah kepada ganda Tiongkok di Thailand Masters.
JawaPos.com - Duet Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri dipersatukan kembali saat tim Indonesia melawan Thailand Piala Sudirman 2025. Juara All England 2022 itu lebih dipercaya oleh tim pelatih untuk bermain, ketimbang ganda putra andalan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Ap alasannya?
Nama Bagas/Fikri memang termasuk salah satu pemain yang cukup mencuri perhatian dalam daftar susunan pemain atau line-up pertandingan perempat final Piala Sudirman 2025 antara Indonesia vs Thailand. Mereka akan tampil pada partai kelima kontra Dechapol Puavaranukroh/Pakkapon Teeraratsakul.
Pemilihan Bagas/Fikri cukup mengejutkan. Sebab, mereka sebenarnya sudah tidak berpasangan lagi alias telah berpisah selepas Olimpiade Paris 2024.
Keduanya bertukar pasangan dengan Leo Rolly Carnando/Danel Marthin. Bagas berduet dengan Leo, sedangkan Daniel bersama dengan Fikri. Kiprah mereka dengan pasangan barunya pun sudah lumayan karena kini masuk 10 besar.
Selain itu, di tim Indonesia sebenarnya ada tiga pemain lain, termasuk duet ganda putra nomor satu Merah Putih, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Lantas apa yang membuat tim pelatih PBSI menurunkan Bagas/Fikri melawan Thailand?
Eng Hian selaku Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, mengatakan bahwa Bagas/Fikri lah yang paling siap untuk bermain. "Di ganda putra, dari hasil diskusi dengan pelatih, dari empat pemain yang tersedia, yaitu Fajar, Rian, Bagas dan Fikri, yang paling siap kondisi dan mentalnya adalah Bagas/Fikri," katanya dalam keterangan resmi PBSI.
Fajar/Rian sendiri baru tampil sekali di Piala Sudirman 2025. Mereka hanya bermain saat tim Indonesia mengalahkan Inggris (5-0), di mana mereka menyumbang poin pertama skuad Merah Putih.
Sementara untuk Daniel, kata Eng Hian, kondisinya tidak siap untuk bermain. "Dari hasil observasi dan diagnosa dari dokter, Daniel belum siap bermain hari ini. Jadi diputuskan untuk istirahat dan rehab. Semoga Daniel di laga-laga selanjutnya sudah siap kembali," terang Didi, sapaan akrab Eng Hian.
Terkait peluang, Didi menyadari betul bahwa Thailand bukan lah lawan yang mudah. Meski tim Indonesia berstatus sebagai juara grup D, dia mengatakan tim pelatih pantang meremehkan lawan di perempat final, yang sudah pasti runner-up grup A, B maupun C.
Bahkan, Didi menyebut komposisi line-up sudah dipikirkan oleh tim pelatih dari sebelum lawan ditentukan. "Setelah berhasil memastikan juara grup D memang kami tahu calon lawan adalah Thailand, Chinese Taipei dan Malaysia," ucapnya.
"Jadi sebelum undian saya langsung diskusi dengan pelatih untuk menentukan kemungkinan-kemungkinan line up yang akan diturunkan. Tentunya tidak ada pilihan yang mudah, semua tim akan ketat semua dan pasti ada plus-minusnya. Jadi yang kami lakukan adalah antisipasi dan menentukan siapa-siapa saja yang akan turun berdasarkan rekor pertemuan dan kemampuan pemain-pemain dalam menyumbangkan poin," terang Didi menambahkan.
Thailand pun diakui Didi sebagai tim tangguh yang punya kekuatan cukup merata di tiap sektor. Keunggulan utama Thiland di matanya adalah sektor ganda campuran, di mana mereka punya Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran, pasangan nomor 11 dunia.
"Melawan Thailand, di ganda campuran mereka punya Dechapol/Supissara dari awal tahun grafiknya terus meningkat dan itu harus sangat diwaspadai," ucap Didi.
Sektor lain pun cukup diwaspadai tim Indonesia. Namun Didi punya kepercayaan diri tinggi mereka bisa mendapatkan poin dari sektor ganda putri.
"Tunggal putra ada Kunlavut, rekor dengan Jonatan cukup ketat (7-4). Di tunggal putri, Pornpawee masih lebih baik rekor pertemuannya dengan Putri Kusuma Wardani (0-8)," terangnya.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
