
Sarga Land bersama dengan PT Pulo Mas Jaya sepakat untuk membangun fasilitas pacuan kuda internasional di JIEPP. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Indonesia, khususnya Jakarta dulu punya pacuan kuda legendaris di Pulomas. Arena balap kuda pacu itu ramai pada era 1970-an dan menjadi hiburan bagi masyarakat. Namun, pacuan kuda yang berlokasi di Jakarta Timur itu lama terbengkalai.
Area yang saat itu berdiri di lahan seluas 35,25 hektare tersebut akhirnya dibangun Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP) untuk penyelenggaraan Asian Games 2018.
Namun renovasi besar-besaran itu membuat arena pacuan kuda tak ada lagi. Fasilitas yang ada di JIEPP hanya khusus disiplin equestrian, yakni lompat rintangan (jumping), tunggang serasi (dressage), dan trilomba atau eventing. Semua nomor itu dipertandingkan di JIEPP saat Asian Games 2018.
Tapi kini setelah kurang lebih tujuh tahun, fasilitas pacuan kuda Pulomas akan kembali hadir. Namun fasilitas yang dihidupkan lagi bertaraf internasional dan berkelas dunia.
Pacuan kuda kelas dunia itu rencananya dibangun di JIEPP, atas kerja sama Sarga Land melalui PT Arena Pacu Nusantara dengan PT Pulo Mas Jaya. Kerja sama keduanya dilakukan pada Rabu (23/4) sore.
Robby Ferliansyah selaku Direktur Utama PT Pulo Mas Jaya, menyampaikan bahwa langkah optimalisasi JIEPP telah dimulai sejak tahun 2023. Setelah melalui proses panjang pencarian mitra strategis, pihaknya akhirnya menggandeng PT Arena Pacu Nusantara (Sargaland) untuk menjadikan JIEPP sebagai satu-satunya fasilitas olahraga berkuda terintegrasi di Indonesia.
"JIEPP ke depannya tidak hanya menjadi tempat pertandingan Equestrian, tetapi juga pusat pelatihan dan pertandingan untuk seluruh disiplin olahraga berkuda yang ada di Indonesia, seperti berkuda pacu, berkuda equestrian, berkuda memanah, dan Polo dengan standar internasional," ujar Robby dalam sambutannya.
Selain itu, JIEPP nantinya juga akan difungsikan sebagai tempat karantina kuda impor, termasuk untuk kuda-kuda milik Detasemen Kavaleri Berkuda yang digunakan dalam prosesi kenegaraan.
Sementara, Aseanto Oudang selaku Direktur Utama PT Arena Pacu Nusantara, menyatakan komitmennya untuk membangun fasilitas olahraga berkuda pacu yang modern dan bertaraf internasional.
"Kami berharap olahraga berkuda semakin dikenal luas, bukan hanya sebagai olahraga prestasi, tetapi juga sebagai bagian dari sunnah yang membawa nilai edukatif dan spiritual bagi umat Muslim," tuturnya.
Pacuan kuda di JIEPP diproyeksikan memiliki total 8.000 tempat duduk dan akan terintegrasi dengan moda transportasi di Jakarta, mulai Transjakarta, LRT Jakarta, MRT Jakarta, sampai Jaklingko.
Pembangunan fasilitas pacuan kuda bertaraf internasional akan segera dilakukan. Sarga Land dan Pulo Mas Jaya pun menargetkan fasilitas tersebut bisa rampung pada 2026.
Ketika ditanya nilai atau besaran pembangunannya, Aseanto mengungkap bahwa fasilitas ini akan memakan biaya besar. Setidaknya ada Rp 100 miliar yang siap dikeluarkan guna mewujudkan pacuan kuda berkelas dunia tersebut. "(Nilainya) di atas 100 miliar, jauh di atas 100 miliar," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Umum PP Pordasi Aryo Djojohadikusumo menyambut gembira rencana pembangunan fasilitas pacuan kuda di JIEPP. Menurutnya, proyek ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengembangkan kembali pacuan kuda di Pulonas.
"Namun karena Pordasi adalah cabang olahraga, fokus kami adalah pembinaan, fokus kami adalah pengembangan pendukungnya dan kami bukan wadah untuk mengumpulkan uang. Perlu mitra-mitra strategis, mitra komersial seperti Sarga yang hari ini sudah menandatangani kerjasama dengan Pulo Mas Jaya sebagai pemilik lokasi," tutur Aryo.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
